alexametrics

Diduga Orang Lain, Ternyata Dana Bantuan PKH Diambil Anak Sendiri

22 Oktober 2021, 21:11:53 WIB

JawaPos.com- Kasus dugaan pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Gresik, kini ada perkembangan baru. SM, salah seorang keluarga penerima manfaat (KPM), belakangan mengaku sebetulnya uang bantuan dari Kemensos itu selalu cair.

Awalnya, saat ditemui Jawa Pos di rumahnya pada 4 Oktober 2021, pkul 12.00 WIB, bapak dua anak itu mengaku dirinya tidak menerima uang PKH sejak 2020. Namun, anehnya di buku rekening tabungan selalu ada transaksi uang keluar. Karena itu, muncul dugaan ada pihak yang diam-diam mencairkan bantuan tersebut.

Pengakuan SM itupun membuat kaget pendamping PKH. Tidak lama, SM diajak untuk melakukan print rekening ke bank. Tujuannya, mengetahui jejak transaksi. Benar, setiap kali ada pencairan uang dari pihak bank, dana PKH tersebut selalu ada yang mengambil.

Siapa yang mengambil? Usut punya usut, orang yang mengambil adalah anak kandung sendiri. Fakta itu dibuktikan dari rekaman CCTV. Yang terlacak mengambil dana PKH itu adalah anak kedua SM.

Koordinator Daerah PKH Gresik Lestari Widodo ketika dikonfirmasi terkait kasus di Sukoanyar itu menyatakan, pihaknya memang telah melakukan penelusuran. Dia pun sudah mendapat surat keterangan dari pihak BNI. Surat bernomor GRK/05/4265 itu menjelaskan, nasabah BNI atas nama M. Sholeh (SM) pada 6 Oktober 2021 datang ke BNI Cerme bersama anaknya.

Nah, pada saat itu Sholeh menyampaikan bahwa terdapat dana keluar dari rekening miliknya. Padahal, dia merasa tidak menerima dananya. Namun, ada transaksi penarikan uang sebesar Rp.350.000, tertanggal 2 April 2021.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : son




Close Ads