Andrian Aniaya Polisi karena Kekasih Diajak Jalan Tengah Malam

22 September 2022, 14:48:56 WIB

JawaPos.com – Andrian Sugiarto menganiaya Muhammad Hanif, anggota polisi yang saat itu berdinas di Polda Jatim, karena sang kekasih, Vira, tepergok dibonceng polisi tersebut. Andri memukuli kepala Hanif dengan helm di depan gang rumah Vira di Kedung Rukem Tengah, Jalan Kedungdoro.

Jaksa penuntut umum Febrian Dirgantara dalam dakwaannya menjelaskan bahwa Vira sebelumnya sekitar pukul 18.00, Minggu (16/1), berkunjung ke rumah Andri di Jalan Perum Pondok Tanjung Permai, Kebraon. Hingga pukul 00.30 dini hari, Vira pamit pulang ke rumahnya di Kedungdoro dengan mengendarai sepeda motor seorang diri.

Berselang satu jam, Andri yang punya firasat tidak enak pergi ke rumah Vira untuk memastikan kekasihnya itu sudah pulang ke rumah. Namun, Vira ternyata tidak ada di rumahnya. Saat akan kembali ke rumahnya dan sampai di depan gang rumah Vira, dia menjumpai kekasihnya itu diboncengkan sepeda motor oleh pria lain yang belakangan diketahui Hanif.

Andri sempat menuding Vira selingkuh dan terlibat cekcok dengan Hanif. Secara spontan, Andri lalu memukuli Hanif dengan helm hingga wajah polisi itu bersimbah darah.

Setelah itu, Andri masuk ke dalam rumah Vira dan mengadukan kekasihnya yang telah selingkuh tersebut kepada ibunya. Andri lalu pulang ke rumah.

Hanif yang kini berdinas di Polres Lumajang setelah kejadian itu mengakui bahwa dirinya memang jalan berdua bersama Vira.

Dia berani mengajak jalan perempuan yang sudah memiliki kekasih itu setelah berkenalan di media sosial. ”Saya kenal Vira di Instagram. Saya DM (direct message) ajak kenalan,’’ kata Hanif saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu.

Pria 19 tahun itu mengaku telah ikhlas memaafkan Andri. Hanya, dia ingin kasus penganiayaan yang menimpanya tetap diproses hukum. ”Sewaktu di polda orang tuanya sudah minta maaf dan saya secara ikhlas sudah memaafkan,’’ ujarnya.

Pengacara terdakwa, Wahyu Fajaruddin Utama, mengakui bahwa kliennya telah menganiaya Hanif. Motifnya, kekasihnya yang empat hari kemudian akan bertunangan dengannya tepergok keluar malam dengan Hanif.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gas/c6/git

Saksikan video menarik berikut ini: