alexametrics

Fasyankes Siaga, Dispendik Antisipasi Klaster PTM dari BA.4 dan BA.5

22 Juni 2022, 20:41:59 WIB

JawaPos.com – Warga metropolis diminta meningkatkan kewaspadaan atas potensi naiknya kasus baru Covid-19. Apalagi di tengah merebaknya subvarian baru BA.4 dan BA.5. Pemkot pun menerbitkan surat edaran (SE) wali kota agar penerapan protokol kesehatan (prokes) kembali diperketat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengakui, terjadi tren kenaikan kasus aktif Covid-19. Namun, angkanya tidak signifikan. Pada Senin (20/6), sempat ada 90 kasus. Namun, kemarin (21/6) jumlah kasus mengalami penurunan menjadi 74 kasus. ”Prokes diperketat lagi,” tegas Eri.

Dia menjelaskan, SE dikeluarkan sebagai antisipasi untuk mencegah lonjakan kasus aktif. Dalam regulasi itu, diatur beberapa hal terkait dengan ajakan untuk mematuhi prokes dengan pendekatan 5 M. Yaitu, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan.

”Tetap disiplin agar kegiatan perekonomian tetap bergerak,” katanya.

Dinas pendidikan (dispendik) juga mengantisipasi peningkatan kasus aktif. Caranya, active case finding pada kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM).

Tracing rutin dilakukan sebulan sekali. ”Jangan sampai ada klaster baru dalam PTM,” tutur Kadispendik Surabaya Yusuf Masruh.

Cara lain, mengaktifkan Satgas Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo di setiap wilayah. Selain itu, testing terhadap sasaran prioritas dimasifkan. Di antaranya, suspek, probable, kontak erat, dan pelaku perjalanan luar negeri.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : mar/c14/git

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads