alexametrics

Tri Setyo, Tersangka Pembuat Hoaks Kasdim Meninggal Masuk Sel Isolasi

22 Januari 2021, 19:28:33 WIB

JawaPos.com – Gara-gara menjadi tersangka pembuatan konten hoaks dari dalam Lapas Porong, Sidoarjo, Tri Setyo mendapat hukuman. Terpidana kasus pembunuhan itu dimasukkan sel isolasi. Yakni, sel khusus untuk mereka yang melakukan pelanggaran berat. Dia pun tidak dapat bersosialisasi dengan sesama napi di lapas.

Menurut Gun Gun Gunawan, kepala Lapas Kelas I Surabaya di Porong, sekitar dua hari lalu pihak kepolisian memeriksa Tri Setyo. Tim dari lapas pun melakukan pemeriksaan internal. Termasuk menggeledah kamarnya dan berhasil menemukan handphone (HP) yang dipakai untuk menyebarkan kabar hoaks. ’’Awalnya tidak mengaku,’’ katanya, Kamis (21/1).

Tapi, lanjut Gun Gun, setelah petugas mengobok-obok, akhirnya Tri Setyo tak bisa mengelak. Warga asli Gresik tapi beralamat di Sidoarjo itu menyimpan telepon genggam di lapas. Dari keterangannya, HP tersebut sudah lama diselundupkan. Yakni, sejak Mei 2019 atau ketika masuk lapas. Penyelundupan itu melalui temannya.

Modus para pembesuk napi atau tahanan menyelundupkan barang terlarang ke lapas memang beragam. Di antaranya, dimasukkan berbagai barang seperti pakaian. Ada juga yang disimpan dalam nasi. Bahkan, sebagian dilempar dari luar tahanan. Penyimpanan HP pun sangat rapi seperti di bawah ubin atau lantai yang sulit dideteksi. ’’Kami rutin melakukan razia seminggu sekali,’’ ujar Gun Gun.

Seperti diberitakan kemarin, Tri Setyo kembali berulah dan membuat gempar jagat media. Jika pada 2017 membunuh Luluk Diana, perempuan yang diduga selingkuhannya asal Sidojangkung, Menganti, dan membawa kabur uang ratusan juta rupiah, belakangan Tri Setyo membuat konten hoaks. Yakni, mengabarkan Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi meninggal dunia setelah divaksin Sinovac. Dari hasil ungkap Polres Gresik dan Polda Jatim, ternyata konten itu dibuat dari Lapas Porong.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : may/c7/hud




Close Ads