alexametrics

Keluarga Pegawai Meninggal karena Covid-19, PN Sidoarjo Di-Lockdown

21 November 2020, 14:48:20 WIB

JawaPos.com – Mulai awal minggu depan, Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo tutup total. Pengadilan di Jalan Jaksa Agung Suprapto itu menerapkan lockdown untuk mencegah penularan virus korona jenis baru (Covid-19) meluas. Sebab, keluarga salah seorang pegawai dinyatakan meninggal. Sejak saat itu, pegawai tersebut juga diperkenankan untuk tidak masuk kerja.

Jumat (20/11) Ketua PN Sidoarjo Moh. Muchlis mengeluarkan surat keputusan (SK). Dalam surat tersebut disebutkan bahwa para hakim dan pegawai melakukan work from home (WFH) mulai 23 hingga 25 November. Selama melakukan WFH, mereka tetap diminta untuk melaporkan pekerjaan.

Selain itu, semua hakim dan pegawai dilarang untuk melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman. Mereka diminta untuk tidak bepergian ke luar kota atau tetap berada di wilayah hukum PN Sidoarjo. Bagi yang melanggar ketentuan dalam SK tersebut, mereka akan dikenai sanksi.

”Keputusan berlaku sejak hari ini (kemarin, Red),” kata juru bicara PN Sidoarjo Achmad Peten Sili.

Menurut dia, kebijakan pengadilan tersebut ditetapkan untuk mencegah penularan Covid-19. Sekaligus melindungi para hakim dan pegawai agar tidak terpapar virus korona. Sebab, ada keluarga salah seorang pegawai yang meninggal.

”Keluarga salah satu pegawai non-ASN. Yang bersangkutan sudah tidak masuk sejak keluarganya sakit,” ucap Peten.

Selama tiga hari masa lockdown, pihak pengadilan tidak memberikan layanan. Persidangan pada hari tersebut juga ditiadakan.

Baca Juga: Bupati Gresik gowes bareng Danrem 084

Selama ini persidangan dilakukan secara daring. Ruang tahanan sementara pun belum difungsikan. Para terdakwa berada di lapas dan tahanan kepolisian. Mereka melakukan persidangan melalui sistem online. Hanya hakim dan jaksa serta saksi yang berada di ruang sidang.

Sementara itu, pihak kejaksaan mengaku belum mendapat informasi resmi terkait dengan adanya lockdown tersebut. Pihaknya baru mendengar kabar saja. ”Surat pemberitahuan resmi belum ada,” ujar Kasipidum Kejari Sidoarjo Gatot Haryono. 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : may/c12/diq



Close Ads