alexametrics

Wakil Ketua DPRD Surabaya Minta RSUD Soewandhie Evaluasi Pelayanan

21 Oktober 2021, 06:58:59 WIB

JawaPos.com–Pimpinan DPRD Kota Surabaya minta manajemen RSUD Soewandhie mengevaluasi pelayanan kesehatan. Hal tersebut terkait kasus ditahannya surat keterangan lahir (SKL) warga Maospati oleh pihak rumah sakit karena tidak mampu membayar persalinan.

”Kasus ini harusnya menjadi koreksi dan evaluasi bagi fasilitas kesehatan yang menjadi kewenangan pemerintah kota,” kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Kamis (21/10).

Pasangan suami istri Agung Cahyono dan Silvia Damayanti, warga Maospati, sempat mengadukan persoalan yang dialaminya ke Fraksi PDIP DPRD Kota Surabaya, beberapa hari lalu. Pasutri itu mengaku tidak mampu membayar biaya persalinan sebesar Rp 15 juta, sehingga SKL tertahan di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya. Akibatnya, pasutri itu tidak bisa mengurus akta kelahiran.

”Akta kelahiran itu hak anak,” kata Reni Astuti, politikus PKS itu.

Menurut Reni, Direktur RSUD Soewandhie harus melakukan koreksi diri mengapa warga memilih berobat ke rumah sakit swasta. ”Apa pelayanan di RSUD Soewandhie kurang baik, sehingga warga harus memilih pelayanan di rumah sakit swasta?” tutur dia.

”Sekarang dinas kesehatan perlu turun untuk membantu SKL bisa diserahkan ke warga yang bersangkutan dan dispendukcapil bantu harus menguruskan akta kelahiran itu,” tambah Reni Astuti.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara




Close Ads