alexametrics

Siagakan Tim Khusus untuk Pantau Peziarah dan PKL Kawasan Ampel

21 Mei 2020, 03:30:00 WIB

JawaPos.com – Kawasan wisata religi Ampel memang ditutup untuk sementara waktu. Namun, penutupan itu tidak menghalangi sebagian masyarakat untuk berkunjung. Ada tim dari satpol PP yang disiagakan buat memantau peziarah dan PKL.

Dari pengamatan, cukup banyak peziarah yang datang ke Ampel. Mereka beristirahat di Masjid Agung Sunan Ampel. Sebagian wisatawan berasal dari dalam kota.

Horiri, salah satu petugas Satpol PP Kota Surabaya, menjelaskan bahwa jumlah pengunjung Ampel memang turun drastis. Saat ini hanya sekitar 100 orang per hari. ’’Mereka tetap diawasi. Sebab, pengunjung harus menerapkan physical distancing,’’ katanya.

Menurut dia, adanya peziarah mengundang PKL. Mereka membuka lapak di Jalan Nyamplungan. Untuk menertibkan pedagang, ada personel dari satpol PP yang ditugaskan untuk berjaga.

Tiap hari ada sembilan orang yang disiagakan di Ampel. Mereka stand by di pos pengamanan yang dibangun selama pandemi. Petugas bakal menegur masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, tidak memakai masker atau berkerumun.

Horiri menjelaskan bahwa sebagian pengunjung datang memakai mobil. Mereka parkir di tepi jalan raya. ’’Jadi tidak naik bus. Yang naik bus tidak bisa karena terminal masih ditutup,’’ papar Horiri.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : hen/c15/any

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads