alexametrics

WO di Tengah Wabah Korona: Telanjur Sebar Undangan Tetap Gelar Resepsi

21 Maret 2020, 17:48:53 WIB

JawaPos.com – Mulai banyak yang menunda resepsi pernikahan di tengah wabah korona. Keputusan berat dari keluarga calon pengantin itu berdampak pada pemilik usaha jasa di bidang pernikahan.

Pemilik Wedding Organizer (WO) Mahar Agung Dwi Wijaya mengakui kondisi itu. Banyak rekan seperjuangannya yang omzetnya menurun drastis karena kondisi saat ini. ’’Kalau di Mahar Agung, cuma satu yang postpone. Tapi, di tempat lain banyak banget yang cancel,’’ ungkap Dwi kemarin.

Dia menerangkan, rata-rata calon pengantin sudah mengontak WO enam bulan sebelum resepsi. Untuk acara pada Maret ini, rata-rata sudah banyak yang telanjur menyebarkan undangan.

Dalam kondisi saat ini, pengguna jasa tak punya banyak pilihan. ’’Mau tidak mau, suka tidak suka, harus resepsi yang Maret. Nah, yang April, Mei, Juni ini, banyak WO yang khawatir karena kemungkinan diundur,’’ ungkapnya.

Keputusan untuk menunda pernikahan tersebut memang merupakan hak pengguna jasa. Pihak WO tidak bisa menolak. Namun, di sisi lain, mereka harus berurusan dengan pihak lain seperti hotel, restoran, penata rias, hingga band pengiring yang juga diharapkan bisa memahami kondisi saat ini.

Dwi menyatakan, ada sejumlah vendor yang bisa mengerti sehingga uang muka bisa kembali. Namun, ada pula yang tidak bisa menerima pengunduran jadwal secara mendadak itu.

Karena masih banyak pernikahan pada Maret yang berlangsung, Mahar Agung menyediakan hand sanitizer dan thermogun bagi para tamu dan keluarga mempelai. Dua alat itu bisa didapatkan meski harganya tidak lagi normal. ’’Alat pengukur suhu yang biasanya Rp 400 ribu kini bisa sampai Rp 3 juta,’’ ujarnya.

Hand sanitizer juga sulit didapatkan. Banyak apotek yang sudah kehabisan stok. Kendati begitu, Dwi sudah mendapat pasokan hand sanitizer untuk acara-acara yang dia tangani.

Jawa Pos mewawancarai salah satu keluarga mempelai yang mengadakan pernikahan pekan ini. Mereka tak bisa menunda acara pernikahan di tengah wabah korona karena undangan telanjur disebarkan. ’’Keluarga dari luar pulau juga telanjur datang,’’ kata pria yang tak mau namanya disebutkan itu.

Salah satu tempat yang sering disewa untuk resepsi pernikahan adalah Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS). Humas Masjid Al-Akbar Helmy M. Noor menyatakan, resepsi dalam bulan ini tetap berjalan. ’’Tadi pagi ada dua acara,’’ ungkapnya.

Pihaknya menyediakan hand sanitizer dan thermogun. Dengan begitu, pihak keluarga atau WO yang menyewa Masjid Al-Akbar tidak perlu khawatir. Selain itu, ruangan untuk resepsi tidak lagi menggunakan karpet. Akses masuk ke masjid pun dibatasi. ’’Sekarang pakai one gate,’’ tegasnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : sal/c5/ady

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads