alexametrics

Jalan Bung Tomo Batal Ganti Nama, Tetap di Ngagel

21 Februari 2020, 18:29:54 WIB

JawaPos.com – Sikap pansus perubahan nama jalan akhirnya mengerucut. Tidak semua nama jalan yang masuk pembahasan mengalami perubahan. Dari 11 usulan yang diajukan pemkot, hanya delapan nama jalan yang mendapat lampu hijau. Sementara itu, tiga titik sisanya tak diloloskan.

Tiga jalan yang masih bermasalah itu adalah Jalan Bung Tomo di Ngagel yang diubah menjadi Jalan Kencana, JLLB sisi utara menjadi Jalan Bung Tomo, serta Jalan Menganti menjadi Jalan Komjen Pol M. Jasin.

Ketua Pansus Perubahan Nama Jalan Khusnul Khotimah mengatakan, keputusan resmi masih menunggu sikap masing-masing fraksi. Namun dalam rapat terakhir, dia menyimpulkan bahwa tidak semua nama jalan bisa diubah. ”Banyak dinamika yang terjadi dalam pembahasan. Terutama pernyataan sikap dari keluarga Bung Tomo,” jelasnya.

Keluarga Bung Tomo bersurat kepada Wali Kota Tri Rismaharini. Putri Bung Tomo, Tien Sulistami Sutomo, yang menandatangani surat itu berharap perubahan nama Jalan Bung Tomo di Ngagel dipertimbangkan ulang. Sebab, ada makam Bung Tomo di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngagel yang berlokasi di jalan tersebut Khusnul sudah mengonfirmasi surat itu ke Kabid Tata Bangunan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Lasidi. Pemkot tampaknya bakal mengakomodasi sikap keluarga Bung Tomo tersebut. ”Jadi, nama Bung Tomo tetap di Ngagel,” kata Khusnul.

Otomatis nama Jalan Bung Tomo yang hendak diletakkan di JLLB sisi utara batal. Nama Jalan Dr Mohammad Hatta yang sebelumnya diusulkan untuk JLLB sisi selatan akhirnya ditempatkan di dua penjuru jalan arteri itu.

Tak urung, keputusan pansus itu membuat pendiri Komunitas Begandring Soerabaia Kuncarsono Prasetyo lega. Dialah yang pertama melayangkan protes perubahan nama Jalan Bung Tomo. Lewat tulisannya di akun media sosial Facebook, dia menggugah curahan hati banyak orang tentang betapa pentingnya mempertahankan nama jalan tersebut. ”Ya, syukurlah kalau tidak jadi diganti,” kata Kuncar.

Sementara itu, Jalan Menganti juga batal diubah. Usulan awal, nama jalan tersebut akan diubah menjadi Jalan Komjen Pol M. Jasin. Penyebabnya bukan karena protes warga. Melainkan adanya surat dari Mabes Polri. Mabes mengusulkan agar nama M. Jasin tidak ditempatkan di daerah Wiyung dan Babatan.

Polri menginginkan agar nama M. Jasin ditempatkan di lokasi yang lebih pas. Yakni, di Jalan Veteran di dekat Polrestabes Surabaya. Namun, perubahan usulan tersebut tidak bisa diakomodasi langsung oleh pansus.

Khusnul menyarankan agar Polri kembali bersurat kepada pemkot untuk mengusulkan perubahan itu. Kewenangan pansus sebatas menyetujui atau tidak usulan dari pemkot. ”Jadi yang perlu ditekankan, kami tidak memiliki kewenangan mengubah nama jalan. Cuma menyetujui atau tidak,” ujarnya

Pembahasan Pansus Perubahan Nama Jalan

Penamaan Jalan Baru

Ruas | Nama Jalan yang Diusulkan

JLLB (sisi selatan) | Jalan Dr Mohammad Hatta

JLLB (sisi utara) | Jalan Bung Tomo

Jalan di sisi timur Darmo Park | Jalan Dr KH Idham Chalid

Perubahan Nama Jalan

Nama Jalan Saat Ini | Usulan Perubahan

Jalan Singapore | Jalan Abdul Wahab Hasbullah

Jalan Menganti | Jalan Komjen Pol M. Jasin

Jalan Bintang Diponggo | Jalan Slamet Riyadi

Jalan Bung Tomo | Jalan Kencana

Lima jalan di Puncak Permai | Jalan Pangeran Antasari, Hasanuddin, dan Cut Nyak Dhien

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : sal/c6/ady



Close Ads