alexametrics

Dana untuk Cukupi Kebutuhan Rehab Sekolah Rusak di Gresik Rp 300 M

21 Januari 2022, 21:11:07 WIB

 sajaJawaPos.com- Kebutuhan ruang kelas layak di Gresik sejauh ini masih jauh dari harapan. Dari 389 SDN dan 35 SMPN, 90 persen butuh perbaikan. Namun, kekuatan APBD tidak mampu untuk menyelesaikan dalam satu tahun anggaran.

Menurut data Dinas Pendidikan (Dispendik) Pemkab Gresik pada akhir 2021, tercatat setidaknya 399 sekolah butuh perbaikan. Namun, jumlah itu tidak mencakup satu sekolahan, tetapi satu sekolah hanya satu atau beberapa ruangan.

Bukan hanya jumlah tersebut, pada 2021 juga terdapat beberapa sekolah yang mengalami kerusakan setelah terdampak cuaca. Sebut saja SMPN 27 Gresik, SDN Modoluko, dan SDN Prambangan. Nah, ketiga sekolah itu dianggarkan pada APBD 2022 ini. Apalagi, ada di antara sekolah tersebut yang ambruk sejak 3 tahun silam, tetapi belum diperbaiki.

Kepala Dispendik Pemkab Gresik S. Hariyanto menyampaikan, penuntasan rehabilitasi sekolah itu setidaknya butuh anggaran sebesar Rp 300 miliar. Jelas dana sebesar itu tidak mungkin bisa dianggarkan dalam waktu satu tahun. ’’Anggaran itu untuk rehab, baik kategori rusak sedang maupun berat,’’ ucapnya.

Namun, pihaknya tidak bisa terlalu berharap menuntaskan jika hanya bergantung dari alokasi APBD Gresik maupun dana alokasi khusus (DAK) dari APBN. Sebab, alokasi anggarannya sangat terbatas. Apalagi jika hanya bergantung pada APBD Gresik.

’’Kalau kami mengandalkan bantuan dari APBN, butuh waktu selama 10 tahun ke depan baru bisa tuntas. Dengan dana perbandingan DAK yang turun selama ini,’’ jelasnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : son/c12/diq

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads