alexametrics

Ditolak Balikan Meski Sudah Bawa Bunga, Gana Pilih Hajar Cornelia

20 Oktober 2020, 12:05:14 WIB

JawaPos.com – Putu Gana Cahya Narta Putra mendatangi rumah Cornelia Christy Anggraini sambil membawa bunga. Gana mengajak Cornelia untuk balikan setelah lama putus. Namun, keinginannya ditolak. Gana menghajar Cornelia.

Akibat pukulan itu, Cornelia terluka pada pelipis, pipi, kepala belakang, lengan, hingga pahanya karena dianiaya terdakwa. Gana akhirnya tak bisa pulang karena langsung dibawa ke kantor polisi.

Gana yang merupakan mahasiswa perguruan tinggi swasta di Surabaya itu awalnya datang ke rumah Cornelia di Jalan Ketintang Selatan pada Kamis petang (6/8). Pria 23 tahun itu ingin merajut kembali hubungan yang pernah terputus. Dia memohon sembari membawa bunga.

”Tapi, saya tidak mau balikan. Dia memaksa memeriksa handphone saya. Semua chat dia periksa. Dia nggak terima lihat salah satu chat saya dengan teman laki-laki dan menuduh saya selingkuh,” ujar Cornelia saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (19/10).

Gana langsung memukul pelipis kiri mantan kekasihnya itu. Kepala Cornelia dipukul hingga berdarah. Gana diusir dari rumah. Namun, dia tetap bertahan. ”Sudah kamu pergi. Saya sudah tidak kuat lagi. Saya teriak minta tolong ke tante yang waktu itu tidur,” ucapnya.

Sri Suharyanti terbangun mendengar teriakan keponakannya. Gana ingin melarikan diri. Namun, Sri menahannya. ”Saya telepon kakak Cornelia ini. Dia datang, lalu si Gana ini dibawa ke kantor polisi,” kata Sri.

Cornelia mengaku kerap dianiaya Gana saat berpacaran selama empat tahun. Gana adalah teman kuliah Cornelia hingga mereka kemudian berpacaran. Perempuan 21 tersebut kerap dipukuli Gana saat bercengkerama di kamar kos pacarnya itu di Dukuh Kupang. ”Dia sering kasar sama saya. Dia kalah main game, marah pukuli saya. Saya juga sering dilempar galon,” ungkapnya.

Cornelia sudah trauma dengan perlakuan kasar yang kerap diterimanya. Dia ingin mantan kekasihnya itu diproses hukum meskipun sudah meminta maaf. ”Saya menyesal pernah pacaran sama dia,” katanya.

Sementara itu, Gana mengakui semua perbuatannya. Dia mengaku sudah meminta maaf kepada Cornelia dan menyesali perbuatannya. Pria asal Ubud, Bali, itu mengaku khilaf saat menganiaya mantan kekasihnya tersebut. Jaksa penuntut umum Febrian Dirgantara mendakwanya dengan pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan. ”Dari empat tahun pacaran, dia chat dengan laki-laki yang sama terus,” ujar Gana.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gas/c12/eko



Close Ads