alexametrics

DPRD Gresik Pertanyakan Perubahan Sentra Pangan Jadi Kawasan Industri

20 September 2021, 17:11:35 WIB

JawaPos.com- Kalangan dewan telah menyampaikan pandangan umum (PU) tentang tiga rancangan peraturan daerah (raperda) prakarsa Pemkab Gresik dalam rapat paripurna, Sabtu (18/9). Yakni, raperda rencana tata ruang wilayah (RTRW) Gresik 2020–2040, raperda penyertaan modal Perumda Giri Tirta, dan raperda pembentukan organisasi perangkat daerah.

Tiga raperda tersebut diharapkan rampung sebelum pergantian tahun anggaran 2021. Mayoritas fraksi pun mempertanyakan isu-isu krusial tentang raperda RTRW.

Fraksi Gerindra, misalnya. Melalu juru bicara Achmad Ubaid, pihaknya menanyakan draf pasal 13 ayat 3 yang berbunyi pusat kegiatan wilayah (PKW) yang berfungsi sebagai pusat industri pengolahan, pusat pengembangan permukiman, pusat perdagangan dan jasa skala nasional, serta pelabuhan skala internasional dan pusat pertumbuhan wilayah kabupaten berada di sebagian wilayah Kecamatan Manyar dan Kecamatan Wringinanom.

’’Padahal, wilayah tersebut menjadi salah satu pemasok kebutuhan tanam pangan Kabupaten Gresik,’’ tegasnya.

Dia pun menjabarkan data Kecamatan Wringinanom dalam angka 2020. Bahwa, tanah sawah menurut jenis tadah hujan seluas 2.180,95 hektare dengan luas panen padi 2.816,8 hektare dan produksi panen padi 18.455,29 ton serta luas panen jagung 2.837,3 hektare dan produksi panen jagung 15.837,7 ton. ’’Sehingga, jika sampai wilayah tersebut beralih fungsi, apakah tidak mengurangi produksi kebutuhan tanam pangan Kabupaten Gresik. Mohon tanggapan dan penjelasannya,’’ papar Ubaidi.

Pernyataan senada juga disampaikan Syaiku Busiri saat membacakan PU Fraksi PKB. Terkait dengan kawasan peruntukan industri seluas 11.477,8 hektare yang tercantum dalam raperda. Hal tersebut akan diberlakukan di 14 kecamatan. Yakni, Kecamatan Benjeng, Bungah, Cerme, Driyorejo, Duduksampeyan, Dukun, Gresik, Kebomas, Manyar, Menganti, Panceng, Sidayu, Ujungpangkah, dan Wringinanom.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : yog/c12/diq

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads