alexametrics

Antrean Haji di Jawa Timur Tembus 32 Tahun

20 September 2021, 13:48:53 WIB

JawaPos.com – Daftar antrean jamaah haji di mayoritas daerah di negeri ini sudah begitu panjang. Demikian pula di Jatim. Antreannya sudah mencapai 32 tahun.

Artinya, jika ada calon jamaah haji (CJH) yang mendaftar tahun ini, dia baru bisa berangkat pada 2053. Situasi itu dipicu sejumlah hal. Salah satunya, dana talangan haji.

Namun, antrean panjang tersebut diprediksi berkurang signifikan. Itu terjadi seiring keluarnya Peraturan Menteri Agama (PMA) 13/2021 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Reguler. Dalam aturan tersebut, terdapat kebijakan larangan haji lewat dana talangan.

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jatim Nurul Huda menyatakan, kebijakan dana talangan menjadi salah satu faktor panjangnya daftar antrean ke Tanah Suci.

Sebab, sebenarnya banyak CJH yang menggunakan sistem talangan itu belum mampu secara finansial. Namun, karena dananya ditalangi pihak lain, mereka bisa mendapatkan nomor porsi haji. ’’Tapi, di lapangan banyak masalah,’’ katanya.

Misalnya, banyak calon jamaah yang ternyata tidak membayar dana talangan yang sudah dipinjamkan. Mereka tidak bisa membayar sesuai dengan kesepakatan di awal sehingga sering kali merugikan pihak bank.

Huda menjabarkan, lewat ditutupnya pintu skema dana talangan tersebut ke depan, CJH yang daftar adalah yang benar-benar siap berangkat ke Tanah Suci. Mereka sudah siap segalanya, termasuk materi pembiayaan untuk berangkat ke Tanah Suci. ’’Ditiadakannya dana talangan akan mengurangi waiting list haji yang sudah makin panjang,’’ jelasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : elo/c12/ris

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads