alexametrics

Diduga Korupsi Jasmas, Tiga Legislator Jadi Tersangka Lagi

20 Agustus 2019, 16:15:05 WIB

JawaPos.com – Kejaksaan Tanjung Perak Surabaya kembali menetapkan tiga tersangka terkait korupsi dana Jasmas 2016. Tiga tersangka baru itu adalah Wakil Ketua DPRD Surabaya Ratih Retnowati serta anggota komisi B Syaiful Aidy dan Dini Rijanti. Dengan begitu, dalam kasus tersebut, enam anggota dewan telah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pencairan dana Jasmas 2016.

Kasi Intel Kejari Tanjung Perak Lingga Nuarie menerangkan bahwa ketiganya terlibat karena sama-sama menggunakan jasa Agus Setiawan Jong dalam pembuatan proposal dana hibah dan mengajukannya ke Pemkot Surabaya Agus sendiri telah diputus bersalah oleh Pengadilan Tipikor Surabaya dan divonis enam tahun penjara.

Penetapan tersangka, lanjut Lingga, disebabkan tiga anggota dewan tersebut kurang kooperatif dalam penyidikan kasus itu. Sebanyak tiga kali, ketiganya mangkir dengan berbagai alasan. ”Kami memanggilnya tiga kali. Tapi, semuanya mangkir dengan alasan keluarga dan kerja. Dan, kami juga sudah punya bukti keterlibatan enam anggota dewan itu,” ungkapnya.

Apalagi, lanjut Lingga, keterlibatan anggota dewan itu telah disebut dalam dakwaan dan putusan hakim. Mereka terlibat secara bersama-sama dalam pengajuan dana itu. ”Kami bakal menjadwalkan pemanggilan tiga tersangka tersebut,” katanya.

Lingga menerangkan, tiga tersangka itu meminta Agus Jong menyediakan barang yang dibeli dengan dana hibah. Mereka juga memasrahkan pembuatan laporan pertanggungjawaban kepada Agus Jong. Karena itulah, negara rugi Rp 4,9 miliar. ”Itu pencairan dana di 228 RT/RW dari enam dapil anggota dewan,” jelasnya.

Sementara itu, terkait langkah yang diambil, Lingga menerangkan tim jaksa bakal berkirim surat pemanggilan dengan status tersangka. Di sisi lain, tim juga telah mencekal tiga legislator tersebut. ”Kami berharap tersangka yang dipanggil akan kooperatif,” tuturnya.

Di bagian lain, Kasi Pidsus Kejari Tanjung Perak Dimaz Atmadi Brata A. mengungkapkan, penetapan tersangka itu disebabkan adanya dua barang bukti serta petunjuk. Dengan begitu, tim menyatakan ketiganya telah memenuhi syarat dalam status tersebut.

Dimaz melanjutkan, ketiganya juga tidak pernah hadir saat dipanggil menjadi saksi. Bahkan, ketiganya seolah-olah kompak tidak ingin hadir dengan berbagai alasan. Pertama, alasan kunjungan kerja, kedua alasan keluarga. ”Mereka kompak untuk meminta penundaan selama tiga minggu,” ujar Dimaz.

Dalam kasus tersebut, Agus Jong menjanjikan fee jika menggunakan jasanya dalam pembuatan proposal. Bahkan, keterangan itu ada dalam fakta persidangan. Dan, tercantum dalam putusan Agus Jong. ”Pasal ini terkait satu dengan lainnya. Begitu pula mengenai keterangan, ada bukti kuat keenamnya bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi,” terangnya.

Para anggota dewan tersebut dijerat dengan pasal yang sama. Yaitu, pasal 2 dan 3 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi serta pasal 55 KUHP tentang Bersama-sama atau Ikut Serta.

Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Surabaya Endras Heru menuturkan, pihaknya sudah mendapatkan kabar terkait Saiful Aidy yang ditetapkan sebagai tersangka. Di jajaran pengurus PAN Surabaya, Saiful menjadi ketua bidang pengaderan. Tapi, dia jarang aktif akhir-akhir ini. ”Tadi dapat kabar (Saiful Aidy jadi tersangka, Red) memang. Tapi belum pasti, namun setelah ditelepon ini sepertinya makin jelas,” kata Endras yang dikonfirmasi semalam.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC Demokrat Surabaya Herlina Harsono Njoto tak mau mengomentari hal tersebut. Sebab, hingga tadi malam dia belum menerima informasi resmi dari kejaksaan. ”Kami masih memegang asas praduga tak bersalah. Hingga malam ini informasinya masih simpang siur,” kata ketua Komisi A DPRD Surabaya itu.

Sayang, Herlina enggan banyak berkata saat dikonfirmasi tadi malam

Gara – gara Dana Jasmas

Alasan Penetapan Tersangka

– Ratih, Saiful, dan Dini tiga kali tidak menghadiri pemeriksaan saksi di Kejari Tanjung Perak.

– Barang bukti sama dengan tiga anggota dewan lainnya.

– Diduga ikut dalam pengaturan pembuatan proposal Jasmas 2016 dengan Agus Setiawan Jong.

– Diduga mendapat fee 15 persen dari dana jasmas.

Penetapan Tersangka

– 27 Juni 2019 Sugito

– 16 Juli 2019 Aden Darmawan

– 16 Agustus 2019 Binti Rochmah

– 19 Agustus 2019 Dini Rijanti, Ratih Retnowati, dan Syaiful Aidy

Sumber: Kejaksaan Negeri Tanjung Perak

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : den/jun/sal/c25/git



Close Ads