alexametrics

Nasdem Resmi Bergabung ke Koalisi Pengusung Machfud Arifin

20 Februari 2020, 20:07:34 WIB

JawaPos.com – Koalisi pengusung Machfud Arifin bertambah. Setelah mendapat dukungan dari lima partai politik, mantan Kapolda Jatim itu memperoleh tambahan sokongan politik tiga kursi dari Nasdem. Terdapat enam partai dengan total dukungan parlemen mencapai 21 kursi yang menjadi pengusung.

Lebih dari dua kali lipat persyaratan minimal yang hanya 10 kursi. Dengan PDIP 15 kursi, tidak banyak lagi sisa kursi untuk tiket maju. Tinggal PSI, PKS, dan Golkar yang totalnya 14 kursi. Tiga partai tersebut, tampaknya, sulit menjalin koalisi dan sangat mungkin memilih ikut koalisi Machfud Arifin atau PDIP.

Kemarin (19/2) surat rekomendasi dari DPP (dewan pimpinan pusat) diserahkan. Penyerahan rekomendasi yang berlangsung di Ballroom Hotel Majapahit itu dihadiri pengurus dari tingkat DPD, DPW, dan perwakilan DPP. Perwakilan lima partai pengusung, yakni PKB, Gerindra, Demokrat, PAN, dan PPP, juga hadir.

Ketua Bidang Agama dan Budaya Adat DPP Nasdem Hasan Aminudin yang mewakili pengurus pusat menyatakan bahwa keputusan tersebut tidak datang tiba-tiba. Nasdem tidak asal memberikan rekomendasi. ’’Semua prosedural. Kami sudah cukup rasional dan objektif menjatuhkan pilihan,’’ paparnya.

Wakil ketua komisi IV DPR itu mengatakan, partainya mencari sosok yang rekam jejaknya sudah jelas. Sebab, pengalaman dalam memimpin sebuah organisasi, lembaga pemerintah, maupun lembaga negara menjadi pertimbangan utama. ’’Pak Machfud ini pernah memimpin instansi kepolisian di tingkat Jawa Timur yang kompleks. Dia cukup berpengalaman soal kepemimpinan,’’ jelasnya.

Mantan bupati Probolinggo dua periode itu memastikan komitmen Nasdem dalam mendukung dan mengusung calon tidak basa-basi. Dukungan tidak hanya disampaikan melalui rekomendasi. ’’Tidak hanya mengeluarkan hitam di atas putih. Tetapi harus ada gerakan yang bisa mendulang suara dan nanti dicoblos di TPS (tempat pemilihan suara),’’ tuturnya.

Nasdem, kata Hasan, tidak ingin dukungan maupun rekomendasi yang diberikan kepada calon hanya retorika. Partai, menurut dia, harus diberi beban agar mau bergerak memenangkan calon yang diusung.

Bagaimana dengan wakil? Hasan menyatakan, hal itu sudah dibahas bersama pengurus di tingkat DPW Jatim dan DPD Kota Surabaya. Sosok yang akan mengisi posisi wakil diserahkan ke Machfud. ’’Dengan catatan tidak boleh sepihak. Siapa pun yang dipilih tetap harus dimusyawarahkan dan disepakati,’’ tuturnya.

Di sisi lain, Ketua DPW Nasdem Jawa Timur Sri Sajekti Sudjunadi menambahkan bahwa proses penjaringan sudah selesai. Dia memastikan pilihan sudah diambil melalui proses yang panjang dan sangat rasional. ’’Semua sesuai prosedur. Pak MA (Machfud, Red) sudah daftar ke DPP, termasuk Gamal,’’ katanya.

Secara terpisah, Ketua DPD Nasdem Surabaya Robert Simangunsong memastikan bahwa mesin politiknya sudah siap. Dalam waktu dekat, pengurus membentuk struktur baru di tingkat DPC (kecamatan). ’’Kami lakukan evaluasi dulu sebelum pembentukan pengurus di tingkat DPC,’’ paparnya.

Menurut Robert, dukungan yang disiapkan bukan hanya mesin partai beserta suara konstituen anggota DPRD dari Partai Nasdem. Partainya juga siap memberikan dukungan logistik. ’’Karena sekali lagi, partai kami memberikan dukungan maupun rekomendasi tanpa mahar. Bahkan, logistik pun kami siap membantu,’’ jelasnya

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : adi/c15/ano



Close Ads