alexametrics

Polisi Tangkap Ernasari, Ibu Pembuang Bayi di Jalan Sencaki

20 Januari 2022, 20:54:17 WIB

JawaPos.com – Penyelidikan kasus pembuangan bayi di kantong kresek Jalan Sencaki menuai titik terang. Pelaku diketahui bernama Ernasari. Perempuan berusia 21 tahun itu ditangkap di Jalan Nyamplungan Selasa (18/1) malam.

Ketika itu, Ernasari tengah bersantai di salah satu warung kopi di lokasi tersebut. Meski baru saja melahirkan, kondisi pelaku sehat. Tidak ada pendarahan dan telah beraktivitas dengan normal.

”Sekitar jam 10 malam pelaku diketahui lagi ngopi di warung Jalan Nyamplungan. Dekat pintu masuk Sunan Ampel. Kami cek ke lokasi dan menangkapnya,’’ kata Kapolsek Semampir Kompol Ari Bayu Aji kemarin (19/1).

Pelaku merupakan warga Sampang, Madura. Sehari-hari dia ngekos di Jalan Gigol, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir. Tidak jauh dari lokasi bayi ditemukan.

Di hadapan petugas, Ernasari mengaku melahirkan seorang diri di kamar kosnya. Yaitu, sekitar pukul 10.00, Senin (17/1). Malu karena hamil di luar nikah dan tanpa suami, Ernasari berbuat nekat. Mumpung belum diketahui warga, Ernasari tega membuang darah dagingnya sendiri.

Bayi laki-laki tersebut dimasukkan ke kantong kresek dan dibuang di lahan kosong di Jalan Sencaki sekitar pukul 12.00. Setelah itu, Ernasari berupaya melarikan diri.

’’Selain malu hamil di luar nikah, alasan (pelaku) membuang anaknya karena takut tidak bisa merawat si jabang bayi itu,’’ ucap dia.

Aksi pembuangan bayi tersebut murni dilakukan oleh pelaku. Terkait nasib sang anak, lanjut Ari, saat ini bayi masih dirawat di klinik bidan Istiqomah. Sebab, belum ada satu pun keluarga pelaku yang menghubungi pihaknya. Diketahui kedua orang tua pelaku telah berpisah.

Sudah empat tahun ibu pelaku bekerja di Malaysia dan belum pernah pulang ke Indonesia. Sementara itu, sang ayah telah menikah kembali dan pelaku tidak mengetahui tempat tinggalnya.

Begitu juga ayah sang bayi. Sejak Mei 2021, hubungan mereka putus. Ketika itu, pelaku belum mengetahui sedang hamil. Kehamilan baru diketahui sekitar Juni 2021. Ernasari lantas mencari sang kekasih untuk bertanggung jawab.

Namun, sang kekasih tidak berhasil ditemukan. Kemudian, nomor telepon dan Facebook pelaku telah diblokir oleh mantan kekasihnya. Sampai saat ini keberadaan ayah bayi tak berdosa itu belum diketahui.

”Sementara bayi masih dirawat di klinik bidan Istiqomah dengan penjagaan ketat. Lalu jika pihak keluarga belum diketahui, bayi akan diserahkan Pemkot Surabaya melalui dinas sosial atau DP5A,’’ ujarnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ian/c6/git

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads