alexametrics

Pemkot Surabaya Ajukan Pengurangan Anggaran Belanja Lewat APBD-P

19 September 2021, 18:32:07 WIB

JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya mengajukan pengurangan anggaran belanja melalui APBD Perubahan 2021. Itu dilakukan menyusul anggaran belanja tak terduga selama pandemi Covid-19 mengalami kenaikan 100 persen.

”PAD (pendapatan asli daerah) tidak mencapai target, tetapi anggaran belanja tidak terduga yang awalnya Rp 15 miliar menjadi Rp 34 milair. Sehingga kami mengurangi pos anggaran belanja,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Minggu (19/9).

Eri menyebut fokus dalam pengajuan perubahan anggaran keuangan (PAK) atau APBD Perubahan (APBD P) 2021 adalah pengurangan pos belanja. Pandemi Covid-19 mempengaruhi pendapatan APBD sehingga Pemkot Surabaya mengajukan pengurangan anggaran di beberapa pos anggaran.

”Yang dikurangi di antaranya anggaran operasional atau fisik. Semoga pembahasan di DPRD cepat rampung,” ujar Eri.

Meski demikian, lanjut dia, pengurangan belanja tidak terjadi pada sektor pemulihan ekonomi. Anggaran pemulihan ekonomi masih tetap menggunakan anggaran yang lama.

”Anggaran pemulihan ekonomi tidak dikurangi. Yang dikurangi adalah kegiatan-kegiatan untuk belanja modal yang tidak bisa kita laksanakan karena PAD-nya tidak mencukupi,” terang Eri.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono sebelumnya mengatakan, proyeksi kekuatan APBD P Surabaya 2021 di angka Rp 8,9 triliun. Berdasar KUA PPAS yang sudah dibahas, kekuatan APBD perubahan masih cukup solid.

”Ada penurunan sekitar Rp 900 miliar. Jadi, proyeksi kekuatan APBD perubahan masih di angka Rp 8,9 triliun,” ujar Adi.

Diketahui APBD Kota Surabaya 2021 sebesar Rp 9.828.392.793.866 atau Rp 9,8 triliun sebelumnya telah disahkan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Surabaya pada 28 November 2020.

Adi mengatakan, pada saat situasi sulit di tengah pandemi, Pemkot Surabaya mampu mempertahankan kekuatan anggaran dengan baik. Anggaran Rp 8,9 triliun dalam APBD perubahan merupakan angka yang cukup besar.

”Kami berharap alokasinya pun tepat sasaran,” jelas Adi.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads