alexametrics

Cuaca Buruk, Syahbandar Pelabuhan Gresik Larang Berlayar Tiga Hari

19 Juli 2019, 19:59:45 WIB

JawaPos.com – Cuaca buruk terjadi lagi. Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik pun melarang semua kapal barang maupun orang untuk berlayar selama 3 hari. Terhitung mulai hari ini (19/7) hingga Minggu (21/7). Larangan itu mengacu perkiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Surabaya. Ketinggian ombak di Perairan Gresik–Bawean diprediksi di atas 2 meter.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP) KSOP Gresik Kusnadi menyatakan, imbauan kapal di bawah 1000 gross tonnage (GT) untuk tidak melakukan aktivitas pelayaran sudah dikirimkan kepada beberapa agen dan pemilik kapal. ’’Berbahaya untuk keselamatan pelayaran penumpang atau barang,’’ tegasnya kemarin (18/7).

Tiga kapal penumpang yang biasa melayani Gresik–Bawean, yakni Express Bahari (EB) 8E, Natuna Express (NE), dan Blue Sea Jet (BSJ)-1 telah diminta menunda untuk melakukan pelayaran selama 3 hari. ’’Kecuali kapal Ro-Ro (kapal barang dan penumpang, Red) Gili Iyang kemungkinan masih bisa berlayar. Tapi, berangkat dari Paciran, Lamongan,’’ ujarnya.

Imbauan untuk kapal antarpulau atau kapal layar motor (KLM) telah dikirimkan melalui agen mereka masing-masing. ’’Kami akan terus melakukan pengawasan demi keselamatan penumpang dan barang,’’ katanya.

Kemarin aktivitas pelayaran masih normal walaupun angin berembus cukup kencang. Ada tiga kapal penumpang yang melakukan aktivitas pelayaran. Yakni, dua kapal EB 8E dan NE yang berangkat dari Pulau Bawean serta sandar di Pelabuhan Gresik. Adapun BSJ-1 berangkat dari Pelabuhan Gresik tujuan Bawean. ’’BSJ-1 perjalanan pergi pulang,’’ katanya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : yad/c13/hud



Close Ads