alexametrics

PDHI Jawa Timur Bilang Tak Perlu Khawatir Konsumsi Daging

19 Mei 2022, 13:11:50 WIB

JawaPos.com–Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Timur I mengatakan, virus penyakit mulut dan kuku (PMK) perlu diwaspadai lantaran berpengaruh pada perekonomian masyarakat berpenghasilan rendah. Yakni yang memiliki peternakan sapi, kambing, domba maupun babi.

Perwakilan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jawa Timur I Wiryadining Daruki mengimbau kepada seluruh lurah dan camat di Surabaya untuk turut serta melakukan sosialisasi dan pengawasan kepada para peternak maupun RPH di wilayahnya.

”Tidak usah khawatir untuk yang ingin mengonsumsi daging. Monggo. Karena kalau dipotong di RPH akan sangat jelas terlihat antara hewan yang terjangkit PMK dan tidak, pastinya ada tim medis dan dokter,” kata Wiryadining.

Apabila ada hewan yang terjangkit PMK kemudian disembelih, lanjut Wiryadining, sebaiknya bagian kepala, kaki, dan jeroan, harus dimusnahkan dengan cara dikubur. Selain itu, menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat disarankan memotong hewan kurban di RPH yang sudah terjamin keamanannya.

”Jadi nantinya bisa dilakukan penyuluhan ke takmir masjid, atau panitia Idul Adha. Bukan itu saja, kami harap juga dilakukan vaksinasi masal ke hewan ternak untuk menghindari penularan PMK, mudah-mudah bisa segera berakhir,” ujar Wiryadining.

Sementara itu, Camat Karang Pilang Surabaya Febriadhitya Prajatara menyatakan, sudah melakukan sosialisasi di wilayah kerjanya kepada masyarakat agar tidak panik dan resah dengan virus PMK. Selain itu, dia juga memastikan hewan ternak yang dipotong di RPH aman.

Salah satunya RPH Kedurus di Kecamatan Karangpilang. Febri menyebut, sebelum hewan ternak itu masuk ke kandang, terlebih dahulu dilakukan pengecekan surat sehat dari kota asal. Selain itu dilakukan cek kesehatan oleh dokter hewan dan penyemprotan desinfektan secara berkala.

”Jadi masyarakat, khususnya di Kecamatan Karangpilang tidak perlu khawatir ketika akan mengonsumsi daging. Karena rata-rata pasar di Surabaya itu dagingnya dipasok dari RPH,” ucap Febriadhitya Prajatara.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads