alexametrics

Jatim Tetap Lanjutkan Vaksinasi Covid-19 hingga Dosis Ketiga

19 Mei 2022, 18:48:38 WIB

JawaPos.com – Pemerintah memutuskan memberikan kelonggaran penggunaan masker di tempat terbuka. Itu dilakukan seiring makin melandainya persebaran Covid-19. Di Jatim, kebijakan tersebut juga diberlakukan.

Meski demikian, pemprov memastikan kebijakan penanganan pandemi tetap dilanjutkan. Salah satu target utamanya adalah menyelesaikan program vaksinasi hingga dosis ketiga.

Hal itu diungkapkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Dia menginstruksi satgas Covid-19 (baik provinsi maupun kabupaten/kota) untuk tetap melanjutkan percepatan maupun perluasan cakupan vaksinasi.

’’Masyarakat Jatim juga kami imbau untuk mengikuti tahapan ini. Sempurnakan (vaksinasi, Red) hingga dosis ketiga atau booster,’’ ujar Khofifah, Rabu.

Dia menegaskan, kebijakan Presiden Joko Widodo sudah tepat karena menambah optimisme menuju era new normal. Namun, pandemi virus korona belum berakhir. Potensi persebaran virus tersebut masih ada. ’’Karena itu, vaksinasi merupakan upaya untuk melindungi warga,’’ ujar tokoh kelahiran Surabaya tersebut.

Instruksi Khofifah juga tidak terlepas dari cakupan vaksinasi di Jatim. Dari sekitar 31,8 juta sasaran, cakupan vaksinasi dosis pertama di provinsi ini mencapai 29,6 juta warga (93 persen). Sementara itu, vaksinasi dosis kedua sudah menyasar 25,2 juta warga (79 persen).

Yang masih cukup rendah adalah cakupan vaksinasi dosis ketiga. Data terakhir hingga kemarin, realisasinya baru mencapai 5,49 juta sasaran (17 persen). ’’Layanan tetap akan digelar dan dimaksimalkan. Masyarakat kami minta aktif berpartisipasi,’’ ujar tokoh yang juga ketua PP Muslimat NU itu.

Di sisi lain, kebijakan pelonggaran pemakaian masker diperkirakan tidak memicu lonjakan kasus baru. Sebab, saat ini situasi pandemi di provinsi paling timur Pulau Jawa tersebut sudah makin melandai.

Salah satu indikatornya, pertambahan kasus harian di Jatim sudah berkurang drastis. Dalam beberapa pekan terakhir, sudah berada di bawah 50 kasus per harinya. Dari 575.966 kasus selama pandemi berlangsung di Jatim, hingga kemarin tinggal 155 pasien yang masih menjalani perawatan.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim Makhyan Jibril memaparkan, situasi itu konsisten berlangsung selama dua pekan terakhir. ’’Pasien yang masih positif mayoritas hanya mengalami gejala ringan,’’ paparnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : riq/elo/c12/ris

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads