alexametrics

KUA Belum Punya Kantor Sendiri, Tempat Nikah di Sidoarjo Semakin Jauh

18 November 2019, 16:59:56 WIB

JAwaPos.com – Petugas kantor urusan agama (KUA) harus siap berpindah-pindah. Karena gedung kantor bukan milik Kemenag Sidoarjo, mereka bisa ”terusir” ke tempat lain jika pemilik membutuhkan bangunan dan lahan KUA. Hanya pinjam pakai.

Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo memutuskan tetap melayani warga di KUA. Caranya, mengontrak gedung. Salah satu KUA yang sudah lama mengontrak adalah KUA Buduran. Sejak Juni, kantor KUA dengan status pinjam pakai itu tidak ditempati. KUA pindah ke salah satu rumah warga. Gedung lawas KUA sudah tak layak ditempati.

Menurut informasi, gedung tersebut bakal direnovasi. Tapi, sampai sekarang, hal itu belum terealisasi. Dibanding dengan gedung KUA lama tersebut, kantor sekarang lebih nyaman. Tempatnya pun lebih luas.

Bagian depan, atau ruang tamu, yang cukup lebar digunakan sebagai tempat pelayanan. Di bagian belakang, ada tiga kamar. Kamar pertama dipakai untuk ruang kepala KUA. Ruang kedua digunakan untuk menikahkan warga. Ruang ketiga dipakai sebagai ruang pegawai. Ketiga ruangan tersebut cukup lebar.

’’Di sini lebih luas dibanding gedung lama,” kata Kepala KUA Buduran Moch. Syaifullah. Rumah tersebut juga dianggap lebih layak. Bangunan lebih kukuh.

Kepala Kemenag Sidoarjo Achmad Rofi’i mengakui gedung lama KUA Buduran belum diperbaiki. Kemenag bingung soal renovasi karena status gedung yang belum pasti. ’’Masih pinjam pakai. Jika kami perbaiki terus ada masalah di kemudian hari bagaimana nanti,’’ ujarnya.

Akhirnya, kemenag meminta KUA mengontrak saja. Hingga ada keputusan lebih lanjut terkait nasib gedung. Juga petunjuk dari kemenag pusat terkait permasalahan tersebut.

”Demi meningkatkan layanan kepada masyarakat, untuk sementara pindah (kantor KUA),” katanya. Gedung sekarang lebih baik. KUA Buduran sekarang berlokasi di Dusun Pandean, Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran.

Bukan hanya kantor KUA Buduran yang mengontrak. Kantor KUA Waru pun sama. Sejak Agustus lalu, kantor KUA yang awalnya berada di Kepuhkiriman itu pindah ke Pepelegi. Lahan KUA Waru sebelumnya dipermasalahkan pihak yang mengaku sebagai pemilik.

KUA pun mengontrak rumah warga juga. Awalnya hanya sampai Oktober. Tapi, nyatanya sampai saat ini layanan masih dilakukan di kontrakan. Akibatnya, warga Waru yang butuh layanan harus menempuh jarak yang jauh.

Mereka bakal menempuh jarak lebih jauh jika kemenag memindahkan layanan untuk warga Waru ke kantor KUA Kota Sidoarjo. Yakni, kantor yang sedang dibangun di lingkungan kantor KUA. ’’Pembangunan sudah 60 persen,’’ ucap Rofi’i. Rencananya, gedung anyar itu mulai difungsikan akhir 2019.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : may/c17/roz



Close Ads