alexametrics

Diculik di Surabaya, Mayat Ditemukan di Batu dengan Wajah Penuh Luka

18 Oktober 2019, 15:33:03 WIB

JawaPos.com – Kasus penculikan yang berujung pembunuhan terjadi di Surabaya. Yang menjadi korban adalah Bangkit Maknutu Dunirat. Lelaki 30 tahun itu dibawa sekelompok orang di Jalan Ahmad Yani Senin (14/10). Dia dipaksa naik Suzuki Ertiga. Dua hari berselang, jenazahnya ditemukan. Tepatnya di bawah Jembatan Cangar I, Batu.

Menurut informasi, hilangnya korban sudah dilaporkan kepada kepolisian. Mei Nuriawati, istri korban, membuat laporan di Polrestabes Surabaya Selasa (15/10). Wanita asal Malang tersebut mendatangi mapolrestabes sekitar pukul 20.00.

Warga Jalan Asrikaton, Pakis, Malang, itu mengungkapkan bahwa suaminya tidak pulang lebih dari sehari. Nomor teleponnya juga tidak bisa dihubungi. Bangkit disebut sedang menjalani training kerja di UMC Suzuki Dia dikirim kantornya untuk mengikuti pelatihan sehari.

Mei curiga lantaran ada yang tidak beres karena menilai suaminya tidak biasa. Bangkit tidak pernah menghilang tiba-tiba. Wanita 28 tahun itu kemudian berusaha mencari informasi ke UMC Suzuki. Di sana dia mendapatkan kabar bahwa suaminya dipaksa sejumlah orang masuk ke mobil sehari sebelumnya. ”Ya, ada laporannya,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat dihubungi kemarin (16/10). Menurut dia, jajarannya sedang melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku.

Kasus tersebut, lanjut dia, ditangani unit jatanras. Sudamiran mengaku belum bisa berkomentar banyak. Sebab, temuan petunjuk di lapangan masih minim.

Namun, tidak berarti pihaknya tak punya bekal. Sudamiran menyatakan, pihaknya mendapat video amatir dari warga yang merekam aksi penculikan. Dalam rekaman itu terlihat korban dimasukkan mobil. Sudamiran menambahkan, di sekitar kendaraan putih tersebut terlihat empat orang. Dia menduga mereka adalah para penculik korban. ”Belum teridentifikasi,” ujarnya.

Dia pun membenarkan bahwa mayat yang ditemukan di Batu adalah korban yang dilaporkan hilang. Kepastian itu didapat setelah pihaknya berkoordinasi dengan jajaran kepolisian setempat. Sudamiran menyebut perbuatan pelaku sangat biadab.

Mulanya, kata dia, mayat yang saat ditemukan tertelungkup di sungai itu sulit teridentifikasi. Jenazah yang ditemukan pencari burung tersebut tanpa identitas. Indikasi pembunuhan kemudian muncul dari kondisinya. Kedua tangannya terikat tali name tag biru. Wajahnya juga penuh luka bekas hantaman. ”Indikasinya dilempar dari atas jembatan,” tuturnya. ”Ketinggian sekitar 50 meter,” sambung polisi asal Ngawi tersebut.

Dari analisisnya, korban sangat mungkin sudah tewas saat dibuang. Dugaan itu didasari temuan petugas di lokasi. Mereka menemukan sepatu merek Kickers tersangkut di besi palang penyangga jembatan sisi kiri. ”Diperkirakan hanyut sekitar 5 meter,” terangnya.

Jenazah korban tidak sampai terseret jauh karena debit air sungai dengan lebar sekitar 4 meter itu sedang rendah. Dalamnya tidak sampai 30 sentimeter.

Nasib Pilu Bangkit

1. Bangkit Maknutu Dunirat pamit kepada istrinya pergi sehari ke Surabaya Senin (14/10). Warga Malang itu mengaku mau mengikuti pelatihan kerja.

2. Istrinya curiga. Terlebih, nomor ponsel sang suami tak bisa dihubungi. Bangkit pun tidak balik ke rumah.

3. Istri korban membuat laporan kehilangan keluarga di Polrestabes Surabaya Selasa malam (15/10).

4. Jenazah pria tanpa identitas yang diduga korban pembunuhan ditemukan di bawah jembatan Cangar, Batu, Rabu (16/10).

5. Identifikasi klop dengan ciri-ciri Bangkit yang dilaporkan hilang.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : edi/omi/c10/git



Close Ads