alexametrics

Wagub Emil Apresiasi ITS yang Luncurkan Prodi S2 Technomarketing

18 September 2021, 20:56:58 WIB

JawaPos.com–Institut Teknologi 10 November (ITS) Surabaya bersama MarkPlus Institute kembali bekerja sama dengan menghadirkan program studi Magister Manajemen Teknologi (MMT) in Technomarketing.

Peluncuran program MMT itu dihelat bersamaan dengan webinar Marketeers Goes to Campus Episode 24 dan mengangkat tema the Brand New MMT 1.5 Years with Internship Program. Program itu akan difokuskan menjadi sebuah pilihan kebutuhan pengembangan sumber daya manusia (SDM), terkhusus di bidang marketing dan teknologi.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengapresiasi prodi tersebut. Menurut Emil, prodi itu sangat nyentrik. ”Yang membuat ini menjadi nyentrik adalah sesuatu terminologinya yang saya sendiri baru dengar saat saya diundang yaitu technomarketing,” ungkap Emil pada Sabtu (18/9).

Emil berharap dengan adanya jurusan baru itu mampu menambah khasanah dunia marketing. ”Marketing bukan sebuah magic yang bisa mengubah sebuah produk yang tidak bagus menjadi succsesfull, dalam konteks ini teknologi marketing ini akan memberikan sebuah feedback penting bagi sebuah produk,” tutur Emil.

Dekan Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi (SIMT) ITS I Nyoman Pujawan menegaskan, ITS dan MarkPlus Institute siap menjadi pionir program technomarketing di Indonesia dengan memperhatikan kebutuhan SDM, pasar, dan dunia kerja.  ”Marketing ini tidak bisa dilepaskan dari teknologi dan manusia, sejalan dengan moto Advancing Humanity,” ujar I Nyoman Pujawan.

Menurut dia, perpaduan ilmu tersebut akan menciptakan pengembangan daya saing mahasiswa dan ekonomi Indonesia yang lebih kompetitif. Dari program itu, akan menghasilkan teknologi yang semakin menarik dan sesuai applied science. Sehingga, bisa diutilisasi dan dikembangkan dalam kerangka praktisi serta meningkatkan pemahaman terhadap marketing yang akan men-drive teknologi.

Nyoman mengungkapkan, technomarketing adalah salah satu bidang yang diluncurkan untuk intake pada Februari 2022 dan akan dimulai proses pendaftaran pada November.

”Setelahnya, ini dirancang untuk tiga semester dan dilengkapi dengan program internship yang akan dibimbing Bapak Marketing Indonesia Dr (HC) Hermawan Kartajaya,” terang I Nyoman Pujawan.

Silabus yang akan diaplikasikan pada intake pertama MMT in Technomarketing ini akan direalisasikan dengan memberikan 3 SKS untuk internship dari total 36 SKS untuk 3 semester. Untuk intake tahun ini, akan disaring 80 peserta terbaik.

Berkaitan dengan itu, MMT akan berfokus untuk menggaet fresh graduates dari berbagai bidang studi dan sangat terbuka dengan mahasiswa S1 teknik yang ingin belajar marketing. ”Kami tidak membatasi, silakan bergabung dan ini akan menjadi perpaduan yang luar biasa,” ucap Nyoman.

Sementara itu, Dean & CEO MarkPlus Institute Jacky Mussry mengungkapkan rasa syukurnya atas realisasi program tersebut. Menurut dia, paduan antara marketing dan teknologi di MMT akan dilihat dari segi creativity, inovasi, entrepreneurship, dan leadership.

”Teknologi yang akan dipelajari bukan hanya dari mesin atau robotika, tetapi teknologi yang sifatnya humanity,” tambah Jacky Mussry.

Jacky melihat ITS sudah sangat siap untuk mencetak para mahasiswa MMT dengan pengalaman riset dan teknologi inovatif yang ada di ITS, terlebih dibantu orang-orang hebat dari MarkPlus Institute dan mitra.

”Selain disesuaikan dengan moto ITS, program ini juga disesuaikan siap menjadi entrepreneur university,” tutur Jacky Mussry.

Dia juga berharap agar semua yang terlibat pada program tersebut dapat melaksanakannya secara profesional dan direncanakan sebaik-baiknya.  ”Dengan momentum ini, saya berharap agar ITS dan MarkPlus Institute menjadi salah satu contoh pelaksana pionir yang sukses dan layak ditawarkan di level internasional,” ucap Jacky Mussry.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads