alexametrics

Cerita di Balik Rahang Babi yang Tersimpan di Rumah

Salah Perawatan, Malah Menarik Energi Negatif
18 September 2021, 20:48:11 WIB

Di sebagian masyarakat, rahang babi dijadikan senjata yang bisa menangkal kedatangan tuyul alias makhluk tak kasatmata yang bisa mengambil kekayaan seseorang. Tulang yang dibiarkan utuh tersebut juga diyakini bisa menolak bala atau sesuatu yang gaib dan bersifat merugikan.

PEMANFAATAN rahang babi biasanya menggunakan banyak cara. Ada yang dikubur di rumah, digantungkan di ruangan, hingga dibungkus kain mori, lalu diletakkan di sudut rumah. Ketua Dewan Pembina Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI) Pengda Jatim Prof Myrtati Dyah Artaria menyatakan, secara alami manusia merasa kecil jika dibandingkan dengan semesta yang dapat mencelakai dirinya. Nah, untuk mengatasi rasa khawatir dan cemas tersebut, manusia menggunakan beberapa cara. Salah satunya, dengan kekuatan supranatural.

Salah satu contoh simbolnya adalah rahang babi. Menurut dia, kepercayaan rahang babi sebagai penolak tuyul dan barang gaib berhubungan dengan kepercayaan dari Tiongkok. Bentuknya menyerupai Ba (八) yang artinya angka 8. Sementara itu, angka 8 dianggap warga Tionghoa sebagai angka keberuntungan. ’’Ini untuk memberikan rasa aman manusia,’’ terangnya ketika dihubungi beberapa waktu lalu.

Dosen Antropologi Unair itu menuturkan, zaman dulu banyak warga keturunan Tiongkok yang menyimpan rahang babi tersebut. Cara itu menular ke masyarakat pribumi. Sekarang beberapa daerah juga masih menggunakan hal tersebut. Namun, yang untuk di Jawa mulai berkurang. ’’Semenjak Islam masuk, masyarakat sudah tak lagi menggunakan rahang babi, tapi barang lain seperti cermin dan jimat,’’ ucapnya.

Hal serupa diungkapkan praktisi spiritual Bagus Brahmana. Rahang babi digunakan untuk menjaga rumah dari kekuatan jahat. Namun, cara itu tidak berarti tanpa risiko. Jika salah merawatnya, rahang babi itu malah bisa mengundang masuknya energi negatif. Dia menjelaskan, tulang adalah kesukaan para makhluk gaib. Makhluk tersebut bertugas menjaga. Agar tak keliru dengan makhluk jahat, tulang harus dilumuri minyak saat malam tertentu.

Makhluk gaib yang sudah diundang untuk menjaga rumah tentu akan memunculkan aura yang membikin tidak nyaman. Kalau rumah berpindah tangan dan pemilik baru tak suka, rahang babi bisa dibuang. Namun, pembuangannya juga tak bisa sembarangan. Di beberapa kasus, rahang babi yang dibuang akan kembali lagi ke rumah tersebut dan membawa energi yang kurang baik.

Bagus menjelaskan, ada beberapa cara yang dilakukan untuk mengenyahkan rahang babi. Di antaranya, dilarung di sungai atau laut. Yang jelas, rahang tersebut harus dibuang di air yang mengalir. Selain itu, proses ritual larungnya harus didampingi orang yang paham masalah tersebut. ’’Memang tidak bisa sembarangan,’’ ucap Bagus.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : omy/c12/any

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads