alexametrics

Dua Srikandi Bersaing Duduk di Kursi Ketua Demokrat Surabaya

18 Mei 2022, 15:36:12 WIB

Ketua DPAC Tenggilis Suparjan menilai DPC Demokrat Surabaya butuh pemimpin yang berani. Juga mampu diterima semua kalangan dan telah teruji. ”Dua periode sebelumnya kami pernah mendapatkan 16 kursi. Lalu, turun jadi 6 kursi. Dan, kini cuma 4,” katanya.

Menurut Suparjan, Herlina dianggap memenuhi semua kriteria untuk duduk sebagai ketua DPC Demokrat Surabaya. Menurut dia, Herlina banyak membantu masyarakat tanpa memandang daerah pemilihan (dapil).

Dukungan dari para kader itu disambut Herlina dengan rasa syukur. Dia tak menyangka bakal mendapatkan dukungan dari 2/3 DPAC menjelang musda 2022. ”Ini agak mendadak ya. Terus terang, mengemban amanah itu tidak mudah dan perlu kesungguhan,” ujarnya.

Bukan hanya Suparjan yang mendukung Herlina. Ketua DPAC Karang Pilang Nomo Sujarwadi juga berharap Herlina segera menentukan sikap. Maju sebagai calon ketua DPC Demokrat Surabaya.

Dia mengungkapkan, mesin partai perlu segera dipanasi menjelang pemilu serentak pada 2024. Waktu yang tersisa relatif singkat. ”Kalau Bu Herlina siap, mesin partai juga akan bergerak solid,” tegasnya.

Berdasar aturan partai, dalam musda nanti, setiap DPAC hanya diberi kewenangan untuk memilih satu calon. Junaedi mengingatkan, DPAC yang memberikan dukungan ganda bakal menerima konsekuensi dari partai. Misal, jika di kemudian hari 29 DPAC melakukan pelanggaran dan memberikan dukungan pencalonan kepada dua orang sekaligus.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : sam/c6/aph

Saksikan video menarik berikut ini: