alexametrics

Banjir Rob Mencapai 20 Sentimeter di Jalanan Surabaya Utara

18 Mei 2022, 15:14:00 WIB

JawaPos.com- Banjir rob kembali melanda sebagian wilayah Surabaya Utara kemarin (17/5). Beberapa titik ruas jalan di wilayah utara tergenang. Kedalaman air sekitar 15–20 sentimeter.

Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Adi Hermanto menjelaskan, kondisi itu dipicu fase bulan purnama yang bersama dengan fenomena perige bulan atau jarak terdekat bulan ke bumi. Dia memprediksi fenomena tersebut terjadi hingga Jumat (20/5). Air laut akan menguap pada pukul 10.00 hingga 12.00.

Adi menuturkan, masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, banjir rob yang tengah terjadi dinilai tidak membahayakan dan masih berada di batas normal. Kenaikan permukaan air laut tidak terlalu tinggi, yakni 130–150 sentimeter. Lalu, air meluber ke daratan dengan ketinggian 10–20 sentimeter.

Meski banjir rob tidak membahayakan, warga diminta tetap waspada. Terutama bagi pengendara yang melintas. Lazimnya, air laut dapat mengakibatkan kerusakan pada kendaraan. ”Begitu juga kondisi di laut. Meski terjadi pasang, nelayan tetap aman melaut. Sebab, angin dan gelombang dalam kondisi normal,” ujar Adi kemarin.

Meluapnya air ke daratan menjadi perhatian kepolisian. Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Eko Adi Wibowo menyampaikan, banjir rob menggenang pada beberapa ruas jalan. Yaitu, di Jalan Kalimas Baru dan Jalan Kalianak. Tepatnya di depan Gudang 66 dan di depan SPBU dekat Mapolsek Krembangan. Meski terjadi genangan, aktivitas arus lalu lintas (lalin) tetap berjalan normal.

Kendaraan bermotor masih bisa melintas, baik itu sepeda motor, mobil pribadi, maupun angkutan barang. Hanya, genangan membuat laju kendaraan melambat untuk menghindari terjadinya kecelakaan.

Agar tidak terjadi kemacetan lalu lintas, beberapa petugas diterjunkan ke lokasi banjir. Selain mengatur lalin, mereka bertugas memberitahukan titik mana saja yang aman dilalui pengendara.

”Sejauh ini masih terkendali. Meski sempat padat, tidak sampai terjadi kemacetan. Begitu juga aktivitas bongkar muat di seputaran pelabuhan. Tetap berjalan normal,” kata Eko. 

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : ian/c14/ady

Saksikan video menarik berikut ini: