alexametrics

Uang Hasil Penipuan CPNS Habis tanpa Jejak

Penyidik Telusuri Rekening Tersangka
18 Januari 2022, 12:48:58 WIB

JawaPos.com – Polrestabes Surabaya melacak aliran uang yang diterima TI, tersangka penipuan CPNS dengan kerugian Rp 1 miliar. Hal itu dilakukan karena tersangka yang berstatus PNS Pemkot Surabaya itu mengaku semua uang dari korban sudah habis terpakai.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana menyatakan, penelusuran itu dilakukan dengan menggandeng bank. Sebab, korban menyerahkan uang mahar menjadi CPNS melalui rekening. Dari sana akan terlihat alirannya ke mana saja.

”Total kerugian yang diadukan tidak sedikit,” ujarnya Senin (17/1). Berdasar bukti yang ada, setidaknya kerugian korban mencapai Rp 1 miliar.

Menurut dia, penyidik sudah berkoordinasi dengan pihak bank. Mirzal berharap hasilnya bisa lekas keluar. Jadi, pihaknya dapat segera melakukan analisis lanjutan.

Alumnus SMAN 4 Surabaya itu menambahkan, kemungkinan adanya potensi tindak pencucian uang cukup terbuka. Dasarnya adalah uang kerugian yang diderita korban telah habis tanpa jejak.

Meski begitu, dia enggan berandai-andai lebih jauh. Sebab, proses hukum harus dilakukan sesuai fakta yang ditemukan. ”Untuk pengembangannya, perlu alat bukti lain yang mendukung,” tuturnya.

Istri Siri Tersangka Ikut Cari Korban Modus mengaku punya kenalan yang bisa memasukkan korban sebagai CPNS tidak hanya dilakukan TI. ADS, istri sirinya yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, melakukan hal yang sama. Fakta itu terungkap saat penyidik melakukan pemeriksaan lanjutan kepada korban.

ADS, kata Mirzal, memang tidak mengaku sebagai PNS. Tetapi, dia mengklaim punya kenalan di sejumlah instansi daerah sampai pusat. Dia melakukannya atas instruksi TI. ’’Jadi, sebelum menemui korban, keduanya sudah tahu harus seperti apa agar kesannya meyakinkan,” tuturnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : edi/c6/eko

Saksikan video menarik berikut ini: