alexametrics

Kampung Pecinan Gresik Mulai Berubah Wajah

18 Januari 2022, 20:01:00 WIB

JawaPos.om- Penataan kawasan heritage (cagar budaya) di Gresik sebagai bagian dari program Kota tanpa Kumuh (Kotaku) mulai berjalan. Salah satu di antaranya menyasar Kampung Pecinan. Kini, kawasan di sisi timur alun-alun tersebut mulai terlihat lebih artistik dengan sejumlah ornamen baru.

Kampung yang lekat dengan bangunan bersejarah etnis Tionghoa tersebut berubah wajah. Sebut saja, sebelumnya jalan kampung dari paving biasa, belakangan diganti paving berwarna.

Penerangan jalan umum (PJU) pun diganti baru. Ada sentuhan dan nuansa Tionghoa. Di PJU tersebut ada tulisan Tionghoa beserta ornamen naga. Kebetulan, di kampung pecinan itu ada Kelenteng Kim Hin Kiong. Tepatnya, di Jalan Setia Budi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Pemkab Gresik Ida Lailatus Sa’diyah mengatakan, pembangunan perbaikan di salah satu ruas kawasan wisata heritage merupakan salah satu misi nawa karsa Gresik Baru. Yakni, pengentasan program Kota tanpa Kumuh (Kotaku).

”Mulai diberi hiasan khas Tionghoa di sepanjang ruas jalan perempatan utara dan selatan serta jalan masuk kelenteng,” ucapnya.

Penataan kampung pecinan tersebut hanya salah satu bagian saja. Dalam grand design, terdapat tujuh ruas jalan yang akan dilakukan penataan selama 2022. Nantinya, masing-masing titik menyesuaikan dengan kebudayaan yang ada.

Di tujuh kawasan tersebut memang ada beragam budaya. Misalnya, kolonial Belanda, Tiongkok, Arab, hingga pribumi. ”Nanti di Bedilan itu tempat heritage Belanda, ornamennya akan disesuaikan khas Belanda, tapi ada nuansa Gresik juga,” ucap Ida.

Dalam penataan kawasan itu, lanjut dia, yang menjadi fokus adalah paving, PJU, drainase, hingga ornamen. ”Masih ada tujuh ruas wisata heritage di Gresik yang mulai dibangun. Anggarannya dari pusat atau APBN Rp 47 miliar. Meliputi empat kawasan. Yakni, kampung Arab, pecinan, H.O.S. Cokroaminoto, dan Kampung Kemasan,” katanya.

Berdasarkan data di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kabupaten Gresik, pembangunan jalan paving permukiman dan komponen penunjang jalan (saluran air/drainase dan PJU ) Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik, wilayah kampung pecinan itu memiliki pagu Rp 1.299.320.300 dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 1.267.488.107,58.

Setelah dilelang, paket pekerjaan tersebut dimenangkan CV Karya Lestari yang berlamat di Jalan Tanah Masa Nomor 6 Gresik Kota Baru (GKB), dengan penawaran harga Rp 984.500.506. Anggaran pembangunan itu bersumber dari APBD Gresik 2021. 

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : son/c13/diq

Saksikan video menarik berikut ini: