alexametrics

Harga Minyak Goreng Curah Meningkat Secara Bertahap

17 November 2021, 15:59:13 WIB

JawaPos.com–Harga minyak goreng curah di Kota Surabaya meningkat secara bertahap. Harga minyak goreng sudah naik sejak awal bulan.

”Sebelumnya harga Rp 11.000 naik jadi Rp 15.000. Kemudian naik Rp 18.000 dan akhirnya Rp 20.000/kg,” tutur Kepala Dinas Perdagangan Surabaya Wiwiek Widayati pada Rabu (17/11).

Salah satu pasar yang terdampak kenaikan harga minyak curah adalah Pasar Wonokromo. Harga minyak curah di pasar di lantai dasar Darmo Trade Center (DTC) itu mencapai Rp 20 ribu/kg.

Umiyati, 58, salah satu pedagang mengeluhkan kenaikan harga minyak curah itu. Sebab berdampak pada turunnya penjualan. ”Banyak yang beli minyak kemasan,” kata Umiyati.

Dia menjelaskan, kenaikan harga miyak goreng curah tidak serta merta langsung melambung tinggi. Melainkan naik secara bertahap. Dari harga awal Rp 11.000 kemudian meningkat menjadi Rp 13.000/kg.

”Kemudian naik lagi sampai menjadi Rp 20.000. Jadi nggak langsung naik,” terang Umiyati.

Karena peningkatan harga minyak curah, Umi tidak berani mengambil banyak stok minyak ke distributor. Bila sebelumnya dia membeli 85 liter, kini hanya 17 liter atau satu galon saja. Bahkan, stok satu galon baru habis satu minggu kemudian.

”Kadang-kadang seminggu nggak habis. Baru habis kalau lebih dari seminggu,” jelas Umiyati.

Perempuan berjilbab itu memahami, pelanggannya tidak membeli minyak goreng curah karena harga melambung. Alhasil, konsumen pindah ke minyak goreng kemasan. ”Satu kemasan dua liter harganya Rp 35.000,” kata Umiyati.

Sementara itu, Kepala Pasar Wonokromo Ketut Suko Prayitno mengatakan, selain minyak goreng curah yang harganya melambung tinggi. Harga telur dan cabai keriting juga mulai ikut naik.

”Naiknya sekitar Rp 2.000 sampai Rp 3.000. Beda sama minyak goreng curah yang naiknya drastis,” ungkap Ketut.

Ketut mengaku terus melakukan pendataan harga di pasar. Hasil pendataan itu diserahkan ke Dinas Perdagangan baik Pemkot Surabaya maupun Provinsi Jatim.

”Namun hingga saat ini belum ada rencana operasi harga di Pasar Wonokromo,” papar Ketut.

Ketut berharap, dalam waktu dekat ada langkah terkait kenaikan harga minyak goreng curah. Sebab, masalah tersebut berdampak pada pedagang pasar.

”Harapan kami ada tindakan khusus dari intansi terkait soal ini,” ungkap Ketut.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads