alexametrics

Swasta Tertarik Bantu Renovasi Gelora Bung Tomo

17 November 2019, 19:19:37 WIB

JawaPos.com – Bukan hanya pengerjaan jalan akses ke Gelora Bung Tomo (GBT) yang akan dibantu banyak pihak. Namun, pembangunan GBT juga akan melibatkan partisipasi perusahaan swasta. Mereka berencana membantu pemkot untuk memperbaiki stadion berkapasitas 50 ribu penonton itu. Sebab, pembangunan GBT membutuhkan biaya yang besar.

Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Kota Surabaya Robben Rico mengungkapkan, memang sudah ada beberapa perusahaan yang berkomunikasi dengan pemkot untuk ikut serta memperbaiki GBT. Terutama setelah mendapat kabar bahwa GBT akan menjadi venue Piala Dunia U-20 pada 2021.

’’Dengan ada yang membantu, kami (pemkot Surabaya, Red) tentu gembira. Karena ini bukan hanya nama Surabaya, melainkan juga Indonesia,’’ ujar Robben kemarin (16/11).

Dia menyebutkan bahwa salah satu titik pembangunan yang perlu mendapat bantuan adalah penyediaan fasilitas tambahan. Misalnya, ruang untuk sauna dan fasilitas jacuzzi buat pemain. ’’Termasuk ruang ganti pemain,’’ tutur Robben.

Tahun depan pemkot memang mengerjakan banyak hal terkait stadion GBT. Mulai penggantian seluruh rumput stadion hingga penyediaan kursi tunggal di seluruh tribun. Selain itu, pemkot bakal membangun jalan akses menuju GBT. Ada kerja sama dengan pengembang perumahan, Pelindo III, dan pengelola jalan tol Surabaya–Gresik.

’’Intinya kan semua men-support. Berarti bukan hanya pemerintah. Melainkan juga dari sektor usaha turut serta berkontribusi untuk Kota Surabaya. Saat kerja bakti, teman-teman Bonek juga ikut membantu,’’ jelas Robben.

Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya Iman Krestian Maharhandono menambahkan, tahun ini pengerjaan proyek perbaikan GBT difokuskan untuk luar stadion. Ada pengecatan dan pembenahan tampilan. Selain itu, terdapat pengecatan di bagian dalam dengan program kerja bakti bersama. ’’Nanti ini keroyokan. Ada pula nanti CSR perbaikan dari ruang ganti,’’ tutur Iman.

Dia menyebutkan, perbaikan GBT menghadapi banyak tantangan. Mulai cuaca hingga penonton. ’’Bagaimana model yang paling kuat. Jadi, nanti ada mock-up satu sirip dulu, lantas 20 sirip lainnya direplikasi,’’ jelasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : jun/c15/git



Close Ads