alexametrics

Kunjungi Rusun Menanggal, Machfud Sebut Akan Ubah jadi Apartemen

17 Oktober 2020, 20:09:29 WIB

Jawapos.com – Rumah Susun Hak Milik (Rusunami) Menanggal, Gayungan, Surabaya kurang diperhatikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua RT 7, RW 5 Menanggal, Supriyadi pada Sabtu (17/10). Ia menyebut rumah susun yang banyak ditinggali lansia tersebut kurang layak.

“Saya di sini sudah menempati rusun dari 1990. Jadi untuk kelayakan rumah susun ini saya rasa kurang sekali. Jadi kita warga berharap agar ada peremajaan dan perbaikan,” ungkap Supriyadi.

Ia memaparkan, kondisi tersebut juga jarang diperhatikan oleh Pemerintah setempat. Namun, warga masih menginginkan tinggal di situ. Ia melihat kunjungan calon Wali Kota Machfud Arifin sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di tempat tersebut.

“Kami berharap warga yang tinggal di sini tetap dapat fasilitas rumahnya dibangun yang lebih modern lagi. Maka dari itu kami mendukung Machfud dan Mujiaman yang membangun kota dari dan untuk warga,” tegasnya.

Baca juga: Terima Curhatan Nelayan, Machfud Arifin Soroti Kesehatan Masyarakat

Di sisi lain, calon Wali Kota Machfud Arifin merespons keluhan warga dengan melakukan peninjauan langsung. Ia tidak hanya berkunjung, namun juga melihat kondisi rusun yang tidak layak tinggal.

“Ini tadi ada keluhan warga umur 65 tahun, dia harus di lantai atas. Kasihan. Kalau ini kesepakatan warga, kalau nanti Pemkot punya anggaran yang cukup untuk di rombak menjadi apartemen, pakai lift. Biar para lansia di sini tidak capek dan nyaman,” ujarnya.

Ia melihat bahwa lahan 14 hektar yang ada di rusun bisa digunakan untuk menambah tower dan fasilitas lain. Ia mengatakan, warga bisa tetap dapat tempat tinggal tipe 36 seperti ukuran yang saat ini ditempati. Di sisi lain, ia berkomitmen untuk membina masyarakat di rusun. Ia bahkan menyebut soal pembangunan rusun seperti apartemen, lengkap dengan lift.

“Kalau umur 65 sampai 70 tahun di lantai atas kan sengsara ini. Kalau ada orang meninggal kan susah itu. Turunnya susah. Sakit susah. Lif bukan harga yang mahal kok. Bisa dijangkau,” tegasnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Kuswandi

Reporter : rafika




Close Ads