alexametrics

Gubernur Jatim Pimpin Covid Hunter Razia Pelanggar Protokol Kesehatan

17 September 2020, 00:36:05 WIB

JawaPos.com – Langkah cepat diambil oleh tim gugus tugas Provinsi Jawa Timur dalam menertibkan masyarakat terkait protokol kesehatan. Hal tersebut terlihat dari kesigapan petugas gabungan. Bertajuk Covid Hunter atau Tim Pemburu Covid-19, mereka melakukan razia di beberapa titik keramaian di Surabaya.

Tim itu terdiri atas TNI, Polri, Satpol PP Provinsi Jawa Timur, dan relawan. Tim gabungan dipimpin langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Turut mendampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah. Tim bergerak dari Polrestabes Surabaya, Rabu (16/9) pukul 20.30 dan langsung menyebar ke beberapa titik.

Dari pantauan JawaPos.com, Gubernur Khofifah dan tim menyasar Taman Bungkul. Warga yang berkerumun langsung bubar. Mereka lari menghindari petugas. Meski begitu, tetap ada yang tertangkap dan di bawa ke Taman Bungkul untuk mengikuti sidang di tempat.

Salah satu yang terjaring razia adalah Rif’an. Remaja yang tinggal di daerah Sukolilo tersebut tampak kaget. Terlebih, dia tidak mengenakan masker. “Saya keluar dari rumah untuk beli kopi, tapi ditangkap,” ujarnya kepada JawaPos.com.

Dia berkilah tidak mengenakan masker karena jarak rumah dengan warung kopi hanya beberapa meter. Rif’an mengira jarak dekat tidak harus mengenakan masker. “Apes, saya ketemu petugas,” ucapnya.

Gubernur Khofifah menegaskan warga untuk disiplin. Aturan yang dibuat pemerintah bertujuan untuk kebaikan masyarakat. “Tujuannya untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19. Selain itu, operasi yustisi ini juga dilakukan untuk kesehatan dan keamanan bersama,” tuturnya.

Penegakan disiplin protokol kesehatan akan rutin diterapkan. Sesuai Peraturan Gubernur nomor 53 tahun 2020, pelanggar standar protokol kesehatan dikenakan sanksi denda. Besarannya Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : rafika




Close Ads