alexametrics

Dampak Wabah PMK di Jatim, Harga Sapi Hidup Naik Hingga Rp 2,5 Juta

17 Mei 2022, 19:38:56 WIB

JawaPos.com – Wabah penyakit kuku dan mulut (PMK) pada sapi memang belum berpengaruh pada kenaikan harga daging sapi di Jawa Timur. Namun, harga sapi hidup mulai naik.

“Ada kenaikan harga Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta per ekor. Jika wabah PMK ini belum bisa tertangani, dipastikan harga sapi akan semakin naik menjelang Idul Adha,” ujar Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jawa Timur Mutowif kepada Radar Surabaya, Minggu (15/5).

Menurut dia, banyak pasar sapi yang tutup membuat pedagang kesulitan mendapatkan sapi. Tidak sedikit pedagang yang melakukan jemput bola dengan melakukan door to door kepada peternak sapi. Selain itu, para pedagang komplain kesulitan mendapatkan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari dinas peternakan di kabupaten/kota.

“Dagang sapi ini kan kebanyakan malam hari. Nah, instasi terkait tidak ada yang memberikan layanan malam hari. Kami berharap ada solusi dari pemerintah,” kata Mutowif.

Meski demikian, ia sangat setuju dengan upaya pemerintah yang tidak memperbolehkan masuknya sapi dari luar Jawa Timur. Sebab, virus penyebab PMK kan menyebar melalui udara dan sangat mudah menulat.

“Nah, sapi-sapi yang masuk ke Jatim itu hanya transit sebelum dikirim ke Jakarta. Kalau misalnya terkena PMK dan menular pada sapi Jatim, ini tentu kasihan peternak sapi,” jelasnya.

Editor : Kuswandi

Saksikan video menarik berikut ini: