alexametrics

Halau Penerobos Jalur, MERR Gunung Anyar Dipasangi Barrier Besi

17 Januari 2020, 19:31:18 WIB

JawaPos.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya menambah barrier besi di middle east ring road (MERR) Gunung Anyar kemarin (16/1). Barrier itu diletakkan di sisi barat agar tidak ada lagi warga yang nekat menerobos ke jalur yang belum dibuka tersebut. Tetapi, ada saja penggunan jalan yang melawan arus dan mengambil jalan pintas.

Awalnya, MERR Gunung Anyar sisi barat dipasangi dua lapis water barrier. Jarak barrier pertama dan kedua 15 meter. Tujuannya, agar tidak ada pengandara yang menerobos sebelum jalan itu dibuka.

Namun, banyak pengendara yang bandel. Mereka merusak water barrier tersebut. Salah satu penghalang berisi air dibuka agar mereka bisa melintas. Perbuatan itu terus berulang. ”Saat ada laporan, segera kami tutup. Tapi, dibuka lagi oleh pengendara,” kata Kasi Pengawasan dan Pengendalian Lalu Lintas Dishub Surabaya Sandi Ismawan.

Ada juga upaya merusak penghalang tersebut. Bagian bawah dilubangi. Barrier-nya bocor sehingga gampang dipindah. Sekarang dishub lebih tegas. Barrier besi dipasang agar tidak ada lagi kendaraan yang melintas sembarangan. ”Water barrier digeser terus sama pengendara. Akhirnya, kami pasang barrier besi,” ujarnya.

Namun, sekarang banyak pengendara yang nekat melawan arus. Mereka menerobos jalur MERR Gunung Anyar sisi timur yang sudah dioperasikan lebih dulu. Pengendara berdalih terlalu jauh kalau lewat Jalan Anwar Hamzah. Mereka menerobos median jalan yang licin dan berlumpur.

Camat Gunung Anyar Anna Fajriatin sangat menyayangkan tindakan para pengguna jalan itu. Sebab, ulah mereka rawan memicu kecelakaan. ”Kendaraan dari arah dalam kota menuju exit MERR pasti ngegas. Kan jalannya naik. Apalagi, ada belokan. Jadi, terkadang tidak kelihatan kalau ada kendaraan yang melawan arus,’’ ucapnya.

Anna menyatakan sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Mulai dishub hingga Polsek Rungkut. Penjagaan akan diintensifkan untuk mengatasi hal itu.

Menurut dia, sebelumnya, Kecamatan Gunung Anyar rutin melakukan tiga kali patroli. Sekarang frekuensinya ditambah hingga lima kali.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : gal/c20/roz


Close Ads