alexametrics

Liburkan Sekolah, Dispendik Surabaya Tunggu SE Kemendikbudristek

16 Desember 2021, 21:39:05 WIB

JawaPos.com – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya masih menunggu regulasi pusat terkait kepastian libur sekolah akhir semester. Regulasi itu berupa surat edaran (SE) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

SE itu mengatur jadwal libur sekolah akhir semester ganjil tahun ajaran 2021–2022. Apakah nanti siswa diizinkan libur saat Natal 2021 hingga Tahun Baru 2022. Apalagi PPKM level 3 untuk semua daerah sudah dibatalkan dan diganti dengan asesmen sesuai dengan kondisi setiap daerah. Kota Surabaya sendiri kini berstatus PPKM level 1. ”Prinsipnya, kita akan patuhi kebijakan pusat. Apa kata SE (Kemendikbudristek, Red) kita jalankan,’’ kata Kadispendik Surabaya Supomo kemarin (15/12).

Dia menyampaikan, Dispendik Surabaya dalam waktu dekat segera mengeluarkan pengumuman terkait kepastian libur semester ganjil. Pengumuman itu, jelas Supomo, pasti mengikuti petunjuk dalam SE Kemendikbudristek. Meski begitu, dia mengaku belum bisa berspekulasi terkait libur atau tidaknya sekolah. Supomo pun meminta semua sekolah untuk bersabar menunggu pengumuman resmi dispendik. ”Dalam satu atau dua hari ini pengumuman akan kita luncurkan. Draf sedang kita susun sesuai dengan petunjuk Kemendikbudristek,’’ paparnya.

Selain soal libur semester ganjil, pengumuman itu juga mengatur jadwal pembagian rapor siswa. Namun jika pun nanti kegiatan akademik sekolah libur, dispendik sudah menyusun sejumlah kegiatan bagi siswa.

Tujuannya, siswa tidak melakukan perjalanan ke luar kota atau menghindari tempat-tempat kerumunan. Itu dilakukan untuk menghindari lonjakan Covid-19 saat momen libur Nataru. Kegiatan tersebut berupa lomba-lomba yang bisa diikuti siswa antarsekolah. Di antaranya, lomba olahraga dan kegiatan seni.

”Ini kan untuk mengembangkan talenta siswa juga,’’ tegas Supomo.

Sebetulnya, Kemendikbudristek sudah mengeluarkan aturan anyar. Kebijakan itu dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Kemendikbudristek Nomor 32/2021 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Jelang Nataru 2021. SE tersebut dikeluarkan Selasa (14/12). Dalam SE itu ada penyesuaian jadwal libur sekolah akhir semester ganjil tahun ajaran 2021–2022. Prinsipnya, siswa dibolehkan libur saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Aturan itu sekaligus membatalkan SE yang dikeluarkan sebelumnya. Yaitu, SE Nomor 29/2021. SE tersebut meminta pemkab/pemkot dan kepala sekolah tidak meliburkan siswa secara khusus di satuan pendidikan selama periode 24 Desember hingga 2 Januari 2022. Kemudian, menunda pelaksanaan pembagian rapor semester I untuk jenjang pendidikan usia dini, SD, dan pendidikan menengah.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : mar/c6/git

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads