alexametrics

Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Ajak Menangkan Eri-Armuji

16 November 2020, 10:11:12 WIB

JawaPos.com–Dukungan kepada pasangan calon Eri Cahyadi-Armuji di Pilkada Surabaya terus berdatangan. Kali ini, dukungan itu datang dari Pengasuh Pondok Pesantren Salafiah Syafi’iyah Situbondo Nyai Makkiyah As’ad. Dukungan itu disampaikan langsung kepada Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan Tri Rismaharini ketika sowan di kompleks Ponpes Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo, Minggu (15/11).

Nyai Makkiyah mengimbau kepada para alumninya di Surabaya untuk mengikuti langkah Risma memenangkan Eri Cahyadi-Armuji.

Nyai Makkiyah adalah pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo; Ponpes Al Huda, Sumber Nangka, Duko Timur, Larangan, Pamekasan dan Ponpes As-Shidqiyah, Perum Batu Kencana, Sumenep. Nyai Makkiyah adalah putri dari pelaku sejarah berdirinya NU yang juga pahlawan nasional, yakni KH As’ad Syamsul Arifin. KH As’ad Syamsul Arifin dikenal sebagai penyampai pesan (Isyarah) berupa tongkat dari Syaichona Kholil Bangkalan untuk KH Hasyim Asy’ari, yang merupakan kisah cikal bakal berdirinya NU.

”Saya mengimbau kepada semua masyarakat supaya ikut Bu Risma. Ikut arahan Bu Risma,” ujar Nyai Makkiyah As’ad.

Nyai Makkiyah mengaku sangat bangga dan puas dengan kepemimpinan Risma di Surabaya. Sebab, Risma sering turun langsung ke bawah dan selalu merakyat. Sehingga, dia berharap penerus Risma bisa menyamai kinerja wali kota perempuan itu, bahkan melampauinya.

”Sosok yang tepat untuk dipilih dalam Pilkada Surabaya adalah sosok yang didukung Risma. Sebab, bisa dipastikan kerjanya merakyat seperti Bu Risma,” ujar Nyai Makkiyah As’ad.

Saat sowan ke Ponpes Salafiyah Syafi’iyah, Risma juga ziarah ke Makam KHR As’ad Syamsul Arifin. Di samping pusara beliau, dia tahlilan dan berdoa khusyuk.

Risma menjelaskan, sudah lama kenal baik dengan Nyai Makkiyah. Bahkan, sering kali Nyai Makkiyah hadir di acara pengajian yang digelar di kediamannya.

”Alhamdulillah, saya bisa sowan ke sini,” kata Risma.

Risma juga menanggapi dukungan yang disampaikan Nyai Makkiyah untuk memilih Eri-Armuji. Tidak mudah memang memilih penerus. Bahkan, ketika Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta untuk memilih calon wali kota yang akan didukung PDIP, Risma salat istikharah, karena risikonya nanti dia akan terima.

”Terus terang tidak mudah memilih untuk Surabaya. Apalagi beliau (Bu Mega) kan mantan presiden, beliau mendengar sosok ini dan mengetahui sosok ini, dan itu tidak mudah, tapi kan tetap harus ditetapkan,” tutur Risma.

Eri Cahyadi, lanjut Risma, punya prinsip yang sangat kuat. Eri juga mau bekerja keras dan gampang punya empati.  ”Kalau tidak punya empati nanti susah, karena ini pertanggungjawabannya tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat. Itulah sosok Eri yang mungkin tidak banyak orang tahu. Dia punya prinsip yang sangat kuat,” papar Risma.

Risma memastikan bahwa sebetulnya penentuan calon wali kota Surabaya ada di tangan Megawati, bukan dirinya. ”Penentuan itu tetap di Bu Mega, bukan saya. Sekali lagi Bu Mega punya pengalaman, beliau presiden sebelumnya. Sehingga, beliau mengetahui persis. Jadi, beliau sampai sebegitu detail untuk Kota Surabaya,” tegas Risma.

Risma juga menitipkan pesan agar Eri-Armudji memperhatikan pengembangan SDM di Surabaya. ”Warganya harus sehat, harus cerdas, harus berkarakter. Itu semua dengan pendidikan dan kesehatan yang baik,” ucap Risma.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads