alexametrics

Temuan 3 Bungker di Kalimas, Diduga Terhubung ke Stasiun Surabaya Kota

16 Oktober 2019, 18:18:15 WIB

JawaPos.com – Proyek revitalisasi Stasiun Semut atau Surabaya Kota yang digagas PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendapat sambutan positif dari pemerintah dan penggiat sejarah. Sebab, banyak peninggalan masa lampau yang terpendam di area stasiun legendaris tersebut. Salah satunya, bungker kuno yang keberadaannya baru diketahui.

Ada tiga bungker yang ditemukan di sekitar Stasiun Surabaya Kota. Pintu masuknya berada di tanggul Sungai Kalimas. Letak bungker itu sulit ditelusuri karena sudah tertimbun reruntuhan dan tertutup. ’’Sekilas, bangunannya mirip Benteng Kedung Cowek. Itu bisa dilihat dari jenis batu struktur penyusunnya,” kata Pendiri Komunitas Roodebrug Soerabaia Ady Setiawan kemarin (15/10).

Dia tak sendirian. Beberapa sejarahwan asal Kota Pahlawan turut menemani kunjungan ke titik-titik bungker yang kondisinya tertutup tersebut. Hadir pula rombongan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Surabaya yang dipimpin Kepala Dispusip Musdiq Ali Suhudi.

Ady mengungkapkan bahwa bungker itu memang masih menjadi misteri. Sebab, pintu masuk dan keluarnya belum diketahui. Ada dugaan bahwa ruang bawah tanah tersebut terhubung ke Stasiun Surabaya Kota.

The Sunday Sun edisi 18 November 1945 yang memuat tulisan tentang bungker. (Hariyanto Teng/Jawa Pos)

Berdasar cerita Ady, penemuannya tak lepas dari keberadaan surat kabar asal Australia, The Sunday Sun. Keberadaan bungker itu diulas dalam edisi 15 hingga 18 November 1945.

Dalam tulisan itu, tutur dia, bungker tersebut digunakan masyarakat Surabaya untuk berlindung. Sebab, saat itu ada tentara Inggris yang menyerang. Mereka ingin menguasai Stasiun Surabaya Kota. ’’Adanya pertempuran dikuatkan kerusakan di jembatan kereta dekat bungker. Ada bagian jembatan yang penyok,’’ ucapnya.

Pria yang juga penulis itu menjelaskan, ada ciri khas yang dimiliki bungker tersebut. Salah satunya, keberadaan sumur di dekatnya. Masyarakat menguunakan sumber air itu untuk bertahan saat berlindung di bawah tanah.

Musdiq menegaskan bahwa temuan bungker tersebut sangat penting. Nanti bangunan lawas itu diteliti lagi. Termasuk di mana saja akses masuknya. ’’Ke depan pasti dikaji lagi. Jika memungkinkan, nanti direkonstruksi,’’ ungkapnya. Dia mengakui, posisi bangunan lawas tersebut memang rawan. Pintu bungker tersebut berada di tanggul sungai yang bisa longsor sewaktu-waktu.

Musdiq menyatakan bahwa keberadaan titik-titik bungker itu akan dicatat. Itu akan menjadi perhatian saat normalisasi Kalimas. ’’Kami tak ingin jejak sejarah hilang. Jadi, kami akan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk melindunginya,’’ katanya.

Tentang Tiga Bungker di Kawasan Stasiun Surabaya Kota

– Posisinya sama – sama di tanggul Kalimas.

– Ketiga bungker dilengkapi sumur di dekatnya.

– Kondisinya sudah runtuh dan tak utuh.

– Jadi tempat persembunyian saat perang melawan tentara Inggris.

– Bungker diduga terhubung hingga area Stasiun Surabaya Kota.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : hen/c20/nor



Close Ads