alexametrics

Dalam Sehari Labkesda Surabaya Bisa Uji 4.000 Sampel Covid-19

16 September 2020, 11:30:09 WIB

JawaPos.com – Surabaya harus kembali berstatus zona hijau dan terbebas dari virus korona jenis baru. Untuk mewujudkannya, pemkot menyediakan laboratorium kesehatan daerah (labkesda) sebagai tempat tes swab.

Selasa (15/9) tempat uji usap itu diresmikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Lokasinya di Jalan Gayungsari Barat. Bersebelahan dengan Puskesmas Gayungan. Gedung tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas. Misalnya, ruang sampling dan pemeriksaan serta penyerahan dan pengambilan sampel. Yang tidak kalah penting adalah laboratorium PCR.

Risma menjelaskan, labkesda mampu menguji ribuan sampel uji usap. Kapasitas maksimalnya adalah 4.000 sampel per hari. ”Namun, setiap hari belum terisi maksimal,” katanya.

Dalam sehari, labkesda menerima 1.000 hingga 2.000 sampel tes swab. Sampel itu diperoleh dari swab test yang diadakan di sejumlah wilayah. Mulai puskesmas hingga Gelora Pancasila. Menurut Risma, mengumpulkan orang untuk ikut uji usap tidaklah mudah. Di satu tempat, pemkot memasang target 100 orang menjalani tes kesehatan tersebut. ”Ternyata yang datang hanya 75 orang. Namun, ada juga yang lebih,” terangnya.

Sampel uji usap yang tiba di labkesda dibawa petugas yang mengenakan baju hazmat. Untuk meminimalkan kontak, sampel itu langsung dibawa menuju lantai 2 dan diletakkan di lab PCR. Sejurus kemudian, sampel diuji. Petugas memelototi. Hasil pengujian tersebut bisa diketahui dalam 2–3 hari.

Bagi warga Surabaya, pemkot memberikan kemudahan. Uji usap di labkesda tidak dikenai biaya. Gratis. Dia berharap fasilitas itu bisa dimanfaatkan secara optimal. Misalnya saja, warga yang memiliki mobilitas tinggi dan kerap bepergian ke luar kota seperti pengusaha dan sopir. Dia meminta, sebelum tiba di rumah, warga berkunjung ke labkesda untuk memeriksakan kesehatan. Uji usap itu bisa dipercepat. Dalam rentang waktu 1–1,5 jam, hasil pun keluar. ”Karena kami sudah memiliki peralatan lengkap,” ujarnya.

Warga yang terpapar korona langsung menjalani perawatan. Sebaliknya, yang negatif Covid-19 dipersilakan pulang ke rumah. Nah, bagi warga luar kota, pemkot memberikan pengecualian. Fasilitas itu tetap bisa diakses. ”Namun, kami kenai biaya Rp 120 ribu,” jelasnya.

Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara menjelaskan, labkesda buka setiap hari. Petugas bekerja 24 jam. ”Sehingga memudahkan warga yang hendak uji usap,” paparnya. 

SERBA-SERBI SWAB DI SURABAYA

  • Pemkot menyediakan tempat swab gratis.
  • Lokasinya di puskesmas dan Gelora Pancasila.
  • Hasil swab itu diuji di labkesda.
  • Dalam sehari, maksimal 4.000 sampel yang diuji.
  • Selain menampung hasil swab, labkesda melayani warga yang ingin menjalani uji usap.
  • Khusus untuk pengusaha dan sopir yang kerap bepergian ke luar kota.
  • Hasil pengujian bisa dipercepat 1–1,5 jam.
  • Warga Surabaya tidak dikenai biaya.
  • Warga luar kota yang uji usap di labkesda dikenai biaya Rp 120 ribu.
  • Labkesda beroperasi selama 24 jam.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : aph/c14/git




Close Ads