alexametrics

Mafia Tanah di Manukan, Oknum PNS Rancang Gugatan Rekayasa-IJB Palsu

16 Juni 2021, 12:48:39 WIB

JawaPos.com – Kasus penyerobotan tanah seluas 1,7 hektare di kawasan Manukan sudah dipersiapkan dengan matang. Polisi menemukan konseptornya adalah Subagyo. Pria yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu adalah oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang sangat paham seluk-beluk pertanahan. Dia pernah menjadi lurah dan sekretaris kecamatan di Gresik.

Kanitharda Polrestabes Surabaya AKP Giadi Nugraha menjelaskan, pria 52 tahun itu adalah teman Samsul Hadi, salah seorang tersangka lain. Mereka pernah satu sekolah. ”Teman SMP,” katanya, Selasa (15/6).

Berdasar pendalaman penyidikan, otak kejahatan memang Djerman Prasetyawan. Namun, di balik praktik mafia tanah itu, ada sosok Subagyo yang juga punya peran penting.

Awalnya, kata Giadi, Djerman berniat menyerobot lahan. Dia kongkalikong dengan Samsul. Djerman menawarinya upah untuk membantu agar aksi jahatnya berjalan mulus. Samsul dipilih karena berstatus ahli waris tanah yang berdampingan dengan lahan incarannya.

Samsul diminta mengaku sebagai pihak penjual. Dia kemudian menghubungi Subagyo untuk minta bantuan. Samsul tahu teman lamanya itu adalah pegawai pemerintah. Subagyo pernah menjadi lurah dan sekretaris kecamatan di Gresik. Dia memahami proses pengurusan sertifikat hak milik tanah.

Giadi menerangkan, Subagyo menerima tawaran untuk membantu. Dia kemudian menyiapkan strategi penyerobotan lahan. Dimulai dengan pembuatan ikatan jual beli (IJB) palsu. IJB itu antara IN dan Djerman Prasetyawan. IN adalah orang kepercayaan Djerman, tersangka lain.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : edi/c6/eko

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads