alexametrics

Tinggal Disosialisasikan, Juklak dan Juknis PPDB Surabaya Tuntas

16 Mei 2022, 09:44:52 WIB

JawaPos.com- Masa-masa perburan sekolah telah dimulai. Termasuk di Kota Surabaya. Para orang tua atau calon peserta didik baru harus cermat dalam memilih sekolah. Tidak jauh beda dengan tahun lalu, penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini juga menggunakan sistem zonasi.

Untuk sistem zonasi jenjang SMP, misalnya. Calon peserta atau siswa hanya diperbolehkan memilih dua sekolah dalam satu zonasi.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Pemkot Surabaya Yusuf Masruh menyampaikan bahwa aturan jalur zonasi masih sama. Seleksi akan ditentukan berdasar jarak antara sekolah dan alamat tempat tinggal siswa peserta bersangkutan. ”Jadi, untuk SMP kita batasi maksimal dua pilihan,” jelas Yusuf.

Sistem seacara otomatis akan menampilkan sedikitnya lima SMPN rekomendasi sekolah terdekat. Tapi, calon peserta didik hanya bisa memilih dua sekolah terdekat sebagai pilihan satu dan dua. Aturan itu, ujar Yusuf, hampir sama dengan aturan tahun ajaran sebelumnya.

Bagaimana jika ada dua siswa yang jarak rumah ke sekolahnya sama? Yusuf menyampaikan bahwa standard operating procedure (SOP) PPDB sudah mengantisipasi kondisi itu. Jika terdapat kesamaan jarak sekolah dan alamat tempat tinggal, maka yang dipilih adalah siswa yang usianya paling tinggi.

Jika umurnya masih sama, lanjut dia, penentuannya berdasar waktu pendaftaran. Yang mendaftar paling awal, calon peserta itulah yang terpilih. ”Kami atur sampai hal yang teknis sekali agar semua anak bisa mendapat pendidikan yang merata di semua sekolah,” imbuhnya.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : mar/c17/aph

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads