alexametrics

Lockdown, Pengadilan Hubungan Industrial Surabaya Juga Tutup 14 Hari

15 Agustus 2020, 14:48:23 WIB

JawaPos.com – Semua pengadilan di bawah naungan PN Surabaya melakukan ”lockdown” selama 14 hari. Itu termasuk Pengadilan Hubungan Industrial. Hampir sepekan, pengadilan yang melayani perkara ketenagakerjaan itu tidak menyidangkan atau menerima permohonan sidang baru.

Humas Pengadilan Hubungan Industrial Tituk Tumuli mengungkapkan bahwa persidangan industrial ditunda selama 14 hari ke depan. Itu menindaklanjuti perintah ketua PN Surabaya.

Nah, karena instruksi ”lockdown” serentak tersebut, jumlah pemohon baru dalam sidang sengketa industrial pun menurun.

Hal tersebut tampak dari grafik pendaftaran perkara. Dalam tiga bulan lalu, jumlahnya masih di angka 100 lebih pemohon. Kini dalam sebulan terakhir, hanya ada enam pemohon yang mengajukan pendaftaran perkara ke pengadilan di Jalan Dukuh Menanggal I itu.

”Jumlah pegawai kami memang sedikit. Mungkin hakim hanya ada enam. Itu terdiri atas hakim ad hoc dan hakim karir. Namun, biasanya saat sidang, para pencari keadilan bisa membawa massa yang banyak untuk melihat persidangan. Jadi, kami ikuti saja perintah dari ketua PN Surabaya,” terangnya.

Kebijakan itu, lanjut dia, diambil untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan. Dia juga mengungkapkan, upaya pendaftaran permohonan sengketa masih bisa dilakukan. Namun, sifatnya terbatas. Tim juga telah memasang semua pengumuman di depan kantor. Pengumuman itu membahas penutupan sementara layanan di Pengadilan Hubungan Industrial.

Tidak hanya itu, setiap hari tim juga menyemprotkan disinfektan ke setiap ruang sidang dan pelayanan. Apalagi mereka yang bertugas di PHI juga bertugas di PN Surabaya. Jadi, mereka sangat berisiko.

Di PHI, upaya hukum yang bisa ditempuh cuma satu. Yakni, melakukan kasasi. Jadi, yang bisa dilakukan para pemohon dalam pembatasan layanan itu hanya upaya kasasi. ”Makanya sepi. Tidak ada kegiatan sidang. Ini sampai tanggal 24 Agustus,” terangnya.

Jika kondisi membaik, dia menyebutkan bakal berkoordinasi lagi dengan ketua PN Surabaya untuk bisa membuka layanan melanjutkan sidang. Namun, jika kondisi masih terus memburuk, tim akan menambah masa ”lockdown” sepekan lagi.

Berdasar pantauan Jawa Pos, gedung PHI terlihat sepi. Hanya ada beberapa pegawai di pengadilan itu.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : den/c6/git




Close Ads