alexametrics

Antre Masuk Bus KPK

15 Juli 2019, 19:59:04 WIB

JawaPos.com – Bus bertulisan ’’pusat edukasi antikorupsi’’ terparkir di Taman Bungkul kemarin (14/7). Masyarakat yang ingin menikmati suasana car free day (CFD) mengantre di sana. Kedatangan bus tersebut adalah bentuk sosialisasi antikorupsi dari KPK.

Salah seorang pimpinan KPK Saut Situmorang, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Giri Suprapdiono serta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini turut hadir di sana. Masyarakat dihibur dengan berbagai penampilan dongeng dan musik.

Giri Suprapdiono menyatakan, bus tersebut merupakan suatu bentuk pendidikan antikorupsi bagi masyarakat. Di dalamnya ada ratusan buku, berbagai jenis permainan, dan perangkat komputer. ’’Semua berisi tentang pendidikan antikorupsi dari tingkatan usia balita hingga dewasa,’’ katanya.

Dia senang melihat antusiasme masyarakat Surabaya. Menurut dia, animo masyarakat untuk mengunjungi dan berkonsultasi di dalam bus KPK itu sangat tinggi. Dia juga mengagumi sifat masyarakat Surabaya yang sangat menghindari suap. ’’Saya parkir di sekitar Jalan Diponegoro kemarin (13/7, Red). Tukang parkirnya tidak mau diberi uang. Ini perlu dicontoh,’’ ungkapnya.

Wali Kota Tri Rismaharini menanggapi pernyataan Giri. Menurut dia, pihaknya sudah mewanti-wanti petugas untuk menghindari berbagai macam suap. ’’Termasuk gratifikasi atau pemberian hadiah. Ada sanksi tegas untuk ini sejak dulu,’’ katanya

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : nas/c13/ai



Close Ads