alexametrics

BOR dan PR Terus Meningkat, Tambah Personel di Penyekatan Suramadu

15 Juni 2021, 10:48:04 WIB

JawaPos.com – Virus korona terus menjadi ancaman. Bukti itu terlihat dari pertambahan warga yang terpapar Covid-19. Alhasil, lonjakan pasien tersebut berdampak pada metropolis. Beban Surabaya semakin berat.

Dari data pemkot, ada dua indikator yang menjadi perhatian. Pertama, bed occupancy ratio (BOR). Persentasenya terus meningkat. Informasi kedua adalah positivity rate yang juga kian melesat.

Semula persentase BOR berkisar 37,6 persen. Minggu ini tingkat keterisian rumah sakit naik menjadi 53 persen. Angka positivity rate (PR) juga bertambah. Yang semula 7 persen menjadi 9 persen.

Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan, pemkot terus memonitor kasus korona di Kota Pahlawan. Hasilnya, BOR serta PR memang naik. Contohnya, rumah sakit. Awalnya, BOR sangat kecil. Saat ini jumlahnya terus bertambah. Misalnya, pasien dalam perawatan asal Surabaya. Jumlahnya mencapai 171 orang.

Belum lagi pertambahan pasien dari luar kota. Sebab, Surabaya merupakan ibu kota provinsi. Mau tidak mau, pasien positif mendapatkan penanganan di Kota Pahlawan.

’’Surabaya tidak terpisahkan. Harus membantu wilayah lain,’’ paparnya.

Untuk positivity rate, sebelum Lebaran, Eri sempat lega. Persentasenya berada di bawah 5 persen. Lambat laun terus meningkat. Selepas Idul Fitri menjadi 7 persen. Saat ini PR naik lagi menjadi 9 persen.

Belum lagi, ada temuan varian baru virus korona. Yakni, B.1.617.2 atau delta. Varian anyar itu berasal dari India. Varian anyar tersebut ditemukan saat penyekatan di Suramadu.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : aph/c6/git

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads