alexametrics

Tanggap Darurat Tanggulangin Berpeluang Diperpanjang

14 Desember 2021, 16:32:52 WIB

JawaPos.com- Genangan air di sejumlah desa wilayah Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, hingga Senin (13/12) masih awet. Rata-rata genangan masih setinggi 15 sentimeter. Penanganan masih berfokus pada optimalisasi pompa. Terutama di Desa Banjarpanji. Di dua desa lainnya, yakni Desa Kedungbanteng dan Desa Banjarasri, mulai banyak yang surut.

’’Bergantung hujan atau tidaknya, kalau tidak hujan, dua hari lagi jalan sudah bisa diuruk,’’ kara Kepala Bidang Irigasi dan Pematusan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Rizal Asnan setelah meninjau lokasi kemarin.

Sembari menunggu cuaca yang kondusif, lanjut dia, pihaknya terus mengerjakan proyek fisik berupa revitalisasi saluran Gedangrowo hilir dengan panjang 300 meter. Selain itu, ada pula peningkatan afvour Kedungpeluk, Desa Kedungbanteng, yang posisinya di atas jembatan jalan paving RT 07, Kedungbanteng, ke arah hulu.

Lalu, pembangunan dam baru Desa Banjarpanji di belakang Balai Desa Banjarpanji; pembangunan dam di saluran Losing Gedangrowo, Desa Banjarpanji; dan pembangunan dam afvour Kedungpeluk, Desa Kedungbanteng di RT 07.

Pemkab juga memanfaatkan kisdam darurat yang dibangun di belakang Balai Desa Banjarpanji dan di saluran Losing Gedangrowo. ”Sekarang memang untuk lima pekerjaan itu masih 85 persen. Tapi sesuai SPK (surat perintah kerja), pekerjaan selesai tanggal 28 Desember, insya Allah sudah beres,’’ ujarnya.

Dengan proyek fisik itu, diharapkan tiga desa di Kecamatan Tanggulangin yang saat ini berstatus tanggap darurat tersebut tidak banjir lagi. ”Tahun depan juga ada dua rumah pompa besar. Setelah ini, jalannya juga diuruk. Harapannya, tidak banjir lagi,’’ kata Rizal.

Editor : M. Sholahuddin

Reporter : uzi/c6/any

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads