alexametrics

66 Persen Penghuni Liponsos Warga Luar Surabaya

14 Oktober 2021, 11:48:29 WIB

JawaPos.com – Jumlah penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di UPTD Liponsos Keputih didominasi warga luar Surabaya. Jumlahnya mencapai 66 persen. Berdasar laporan Rabu (13/10), di antara total 840 penghuni, 556 orang berasal dari luar Surabaya.

Kepala UPTD Liponsos Keputih Sugianto mengungkapkan bahwa mayoritas penghuni Liponsos Keputih merupakan warga luar Surabaya. Sebanyak 556 orang itu dibuktikan dengan pendataan yang melibatkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya.

”Sedangkan sisanya, 284, warga Surabaya. Itu sudah sesuai pendataan. Kan terlihat dari sidik jarinya dan keluar nomor induk kependudukannya,” jelasnya.

Sugianto memerinci bahwa di antara 840 penghuni liponsos, 737 orang merupakan penyandang disabilitas. Sisanya, 103 penghuni, merupakan PMKS. Mulai gelandangan, pengemis, pemulung, lansia dan orang telantar, anak jalanan, hingga perempuan rawan sosial ekonomi (PRSE).

Disinggung soal jumlah warga yang terjaring operasi, Sugianto mengatakan bahwa pertambahan ODGJ atau PMKS tak terlalu signifikan dan tak menumpuk. Sehari rata-rata ada tambahan 3–5 orang.

”Sebelumnya sempat tembus 1.000-an penghuni. Karena pendataan tuntas, penghuni dapat dipulangkan. Terutama yang luar Surabaya, datanya klop ya dikembalikan,” tuturnya.

Beberapa PMKS yang terdata dalam usia produktif juga dikirim ke Sidoarjo untuk diberi pembinaan lebih lanjut. ”Seperti gelandangan, pengemis, dan anjal itu kalau sesuai, langsung dikembalikan,” imbuhnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c7/git

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads