alexametrics

Keluhan Warga Tidak Direspons, Manajer Humas PDAM Surabaya Dimutasi

14 September 2019, 20:52:31 WIB

JawaPos.com – Emmanuel Jonathan sangat jengkel dengan PDAM saat air di rumahnya mati. Sejak 8 September hingga kemarin, dia mengunggah 12 posting-an di Instagram. Isinya serupa, yakni mempertanyakan pelayanan aduan PDAM. Dia kesal karena rumahnya sangat dekat dengan titik pipa yang dipotong di Jalan Yos Sudarso.

’’Rumah saya di Genteng Bandar. Belakang Yos Sudarso, lho. Kok malah tidak ditangani,’’ ucap John, panggilan akrabnya, kepada Jawa Pos kemarin (13/9).

Dia sudah bolak-balik lapor ke PDAM. Baik melalui telepon ke call center maupun via WhatsApp (WA). Dia merasa jawaban petugas PDAM tidak nyambung Karena rumahnya sangat dekat dengan lokasi proyek, air di tempat John lebih dulu mati total ketimbang wilayah lain. Dia sangat menyayangkan tidak adanya petugas PDAM yang datang. Padahal, banyak lansia dan bayi yang sangat butuh air bersih di kampungnya.

Lantaran air sudah mati terlalu lama, dia memarahi petugas melalui WA. Dia meminta ganti rugi. Namun, petugas malah menjawab apakah air di rumahnya masih mati. ’’Lha ngantuk tah Pak kok nge-chat ngene. Saiki ngene ae. Ganti rugine diganti karo opo?’’ katanya.

Dia juga meminta kinerja petugas call center PDAM diperbaiki. Menurut dia, harus ada sistem agar seluruh keluhan warga bisa diketahui jajaran direksi PDAM. Jika keluhan tidak ditangani, warga tidak akan lagi percaya dengan pelayanan call center tersebut.

Karena banyak keluhan yang tidak ditangani, PDAM menunjuk manajer humas yang baru sejak Rabu (11/9). Adi Nugroho ditunjuk menggantikan Bambang Eko Sakti yang selama ini menjadi pelaksana tugas (Plt) manajer humas. Selama ini konsentrasi Bambang harus terpecah karena merangkap jabatan sebagai sekretaris PDAM.

’’Pesan dari Pak Dirut kemarin, saya diminta memperbaiki hubungan dengan pelanggan,’’ jelas Adi kemarin.

Dia meminta maaf karena tidak semua pelanggan puas dengan pelayanan PDAM. Kinerja perusahaan bakal terus ditingkatkan. Dia menyebut PDAM akan terus membangun reservoir agar debit air di Surabaya lebih merata dan tangguh. ’’Tahun depan kami bangun di empat titik,’’ kata mantan manajer pengadaan PDAM tersebut.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : sal/c15/git



Close Ads