alexametrics

KPU Tetapkan 50 Anggota DPRD Surabaya, Saatnya Berebut Jabatan

14 Agustus 2019, 18:24:28 WIB

JawaPos.com – Menurut hitungan KPU Surabaya, total 20 bulan lamanya rangkaian Pemilu 2019 berlangsung. Kemarin (13/8) bisa dibilang sebagai puncak dari rangkaian itu.

Di Hotel Novotel, kemarin 50 wakil rakyat yang telah memperebutkan kursi DPRD Surabaya secara resmi diumumkan.

Perolehan suara masing-masing pemenang itu dibacakan satu per satu secara telaten oleh anggota KPU Surabaya Soeprayitno. Dia menyebutkan satu per satu daerah pemilihan, nama partai, nomor urut calon, nama calon secara lengkap, jumlah suara yang diraih, serta nomor urut dalam partai tersebut. Perwakilan partai peserta pemilu hadir. Juga Bawaslu Surabaya dan pihak kepolisian.

Yang paling sering disebut tentu PDI Perjuangan karena memperoleh 15 kursi. Jumlah tersebut sama dengan hasil pemilu sebelumnya. Sebanyak 11 di antaranya adalah wajah lama. Empat orang merupakan pendatang baru.

Selain 4 nama itu, ada 17 nama lagi yang bukan calon petahana. Yang paling baru memang dari Partai Solidaritas Indonesia. Sekali ikut pemilu, partai baru tersebut langsung mendapatkan empat kursi. Dengan jumlah itu, mereka bisa membentuk satu fraksi tanpa harus berkoalisi dengan partai lainnya.

Di akhir acara, KPU Surabaya juga memberikan semacam piagam untuk para calon yang terpilih. Tak jauh berbeda dengan piagam penghargaan untuk para pemenang. ”Agar ingat terus dengan KPU Surabaya,” ujar Subairi, salah seorang anggota KPU Surabaya.

Setelah acara seremonial itu selesai, orang-orang yang terpilih tersebut berkumpul untuk berkonsolidasi. Ketua DPD PSI Surabaya Puji Kurniawati mengungkapkan, dirinya bersama empat caleg yang terpilih sedang ngobrol ringan. Mereka baru akan membahas perangkat atau alat kelengkapan dewan hari ini. ”Kelengkapan dewan besok baru rapat internal. Siapa di komisi apa,” ungkap dia.

Yang sudah lebih gamblang adalah PKB. Politikus PKB Minun Latif mengungkapkan bahwa nama-nama yang menjadi alat kelengkapan sudah diajukan. PKB akan menempatkan Laila Mufidah sebagai wakil ketua. ”Saya jadi ketua fraksi,” ungkap dia. Salah satu alasannya, jumlah suara Laila Mufidah lebih banyak.

Partai Gerindra juga sudah memunculkan sejumlah nama. A.H. Thony yang menjadi sekretaris DPC bakal diplot sebagai wakil ketua fraksi. Ketua fraksi masih diajukan. ”Sudah ada nama yang diusulkan. Kalau tidak Bu Luftiyah, ya Endy,” kata Thony.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : jun/c6/git

Close Ads