alexametrics

PNS Surabaya yang Tak Capai Kontrak Kinerja Bakal Dicopot

14 Mei 2022, 15:05:14 WIB

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan kepada pejabat perangkat daerah (PD), camat, dan lurah, untuk fokus pada 5 poin kerja. Bila 5 poin itu tidak dipenuhi, mereka dipastikan bakal dicopot.

Kepala perangkat daerah (PD), camat, dan lurah, diminta peka mengetahui permasalahan warga. Seperti bayi stunting, gizi buruk, hingga rumah tidak layak huni (rutilahu) di wilayahnya masing-masing untuk segera ditindaklanjuti PD terkait.

”Apabila selama lima kali diketahui tidak sesuai dengan target kontrak kinerja, kepala PD, camat, dan lurah yang bersangkutan, dipersilakan mengundurkan dari jabatan yang diemban,” kata Eri di Surabaya.

Dia menjelaskan, sejak penerapan SOTK baru telah dilakukan kontrak kinerja dengan kepala PD, camat, dan lurah, berdasar capaian output dan outcome program pelayanan kerja untuk masyarakat Kota Surabaya.

”Melalui kontrak kinerja, anda harus mempertanggungjawabkan program yang sudah dibuat. Setiap tiga bulan sekali, saya akan melakukan evaluasi. Sebab, saya bertanggung jawab menggerakkan PD untuk kepentingan masyarakat Kota Surabaya,” ucap Eri.

Berdasar hasil evaluasi, setidaknya ada tiga poin yang disampaikan Eri. Pertama, dia meminta kepala PD, camat, dan lurah, untuk menggunakan aset milik Pemkot Surabaya menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads