alexametrics

Bangun Jaringan, PDAM Sidoarjo Butuh Rp 2,2 Triliun

13 Oktober 2019, 20:33:36 WIB

JawaPos.com – Cakupan pelayanan PDAM Delta Tirta Sidoarjo baru mencapai 37 persen. Air bersih belum menjangkau seluruh kecamatan. Untuk meningkatkan pelayanan, perusahaan air minum itu membutuhkan anggaran besar. Nilainya mencapai Rp 2,2 triliun.

Dana itu dibagi untuk dua proyek. Pertama, membangun jaringan dan saluran rumah (SR) untuk menampung air Umbulan. Total anggaran yang dibutuhkan sekitar 1,07 triliun. Kedua, untuk jaringan dan SR di Sidoarjo barat. Tujuannya, memberikan pelayanan air bersih di empat kecamatan. Yaitu, Prambon, Tarik, Krembung, dan Balongbendo. Selama ini, wilayah barat tidak tersentuh pelayanan PDAM.

Pjs Direktur Utama PDAM Delta Tirta Abdul Basit Lao menjelaskan, air Umbulan dialirkan tahun depan. Tahap pertama, lima wilayah bakal mendapatkan tambahan air. Di antaranya, Porong, Jabon, Tanggulangin, Candi, serta Buduran. Kemudian, giliran Gedangan, Waru, dan Sidoarjo.

Di wilayah barat, pemkab mengandalkan long storage. Kali Mati di Prambon bakal dibendung. Air sungai itu dijadikan bahan baku PDAM.

Menurut dia, dana Rp 2,2 triliun itu tidak bisa dicukupi PDAM. ’’Kami hanya sanggup mencukupi 10 persen kebutuhan anggaran,’’ ujarnya. Pihaknya, lanjut dia, mengandalkan bantuan pihak lain. Persentasenya, 30 persen bantuan masyarakat, 30 persen dari APBN, 30 persen dari APBD. ’’Bisa juga pola kerja sama dengan pihak lain.’’

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : aph/c13/dio



Close Ads