Dua Juta Warga Belum Ikut Vaksinasi, Berpotensi Ganggu Herd Immunity

13 Juni 2022, 13:48:39 WIB

JawaPos.com – Situasi pandemi Covid-19 di Jatim memang makin melandai. Tak ada lagi lonjakan kasus baru. Semua kabupaten/kota di provinsi ini juga sudah berstatus level 1 PPKM. Belum lagi, mayoritas warga sudah menjalani vaksinasi.

Hanya, PR yang terakhir masih cukup banyak. Selain menyelesaikan program vaksinasi hingga tiga dosis, satgas Covid-19 masih harus menyisir warga yang hingga kini belum mendapat suntikan vaksin sama sekali.

Jika dilihat dari persentase, sebenarnya capaian vaksinasi di Jatim sudah sangat tinggi, hampir tembus 94 persen dari target sasaran sebanyak 31,8 juta warga. Namun, jika dilihat dari segi kuantitas, jumlah penduduk yang belum divaksinasi juga lumayan banyak.

Berdasar data terakhir Satgas Covid-19 Jatim, hingga kini masih ada 2.002.218 penduduk yang belum dapat vaksin sama sekali. Tersebar di hampir seluruh kabupaten/kota.

Meski persentasenya relatif kecil, satgas Covid-19 tetap melanjutkan vaksinasi dosis pertama hingga tuntas. Sebab, berdasar rekomendasi pakar epidemiologi, masalah itu harus tetap jadi prioritas karena berpotensi mengacaukan sistem herd immunity (kekebalan komunal) yang telah dibangun di Jatim.

Berdasar data tersebut, mayoritas yang belum memperoleh vaksin adalah para lansia. Jumlahnya tembus 1 juta jiwa. Yang juga banyak belum vaksinasi adalah masyarakat umum yang masuk kategori rentan. Plus, anak usia 12–17 tahun yang jumlahnya mencapai 100 ribu.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim dr Mahkyan Jibril menyebutkan, hingga kini vaksinasi masih dianggap sebagai perlindungan paling efektif untuk menekan persebaran virus korona. Karena itu, penyelesaian vaksinasi tetap jadi prioritas.

’’Meski ada kemungkinan, mereka yang belum divaksin telah terkena Covid-19 sehingga memiliki kekebalan alami,’’ terangnya.

Memang, penyelesaian vaksinasi dosis pertama hingga 100 persen tidak mudah. Sebab, selain sasaran yang sulit terdeteksi, tak sedikit warga sasaran yang masih enggan disuntik vaksin.

Meski demikian, satgas Covid-19 di seluruh tingkatan masih tetap diminta untuk menyisir warga yang belum mendapat vaksin sama sekali. ’’Termasuk menyelesaikan vaksinasi anak. Saat ini sudah 97 persen yang mendapatkan vaksin dosis pertama,” katanya.

Sementara itu, pakar biostatistika epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Dr Windhu Purnomo menyatakan, sisa 2 juta warga yang belum menerima vaksin memang harus segera dijangkau. Sebab, jika tidak segera dituntaskan, mereka berpotensi merusak mekanisme herd immunity yang telah dibangun pemerintah.

YANG PALING BANYAK BELUM MENDAPAT VAKSINASI COVID-19

Lansia: 957 ribu

Masyarakat umum: 4,6 juta

Anak usia 12–17 tahun: 106 ribu

Catatan:

– Satgas Covid-19 menetapkan jumlah warga di Jatim yang belum divaksin sebanyak 2 juta jiwa. Sebab, capaian vaksinasi untuk sejumlah sasaran melebihi target 100 persen. Di antaranya tenaga kesehatan serta pegawai layanan publik.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : elo/c12/ris

Saksikan video menarik berikut ini: